Terpopuler Bisnis: Sandiaga dan Kisah Jualan Aset; Gaduh Banpres Produktif

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) periode 2020-2024, Sandiaga Uno berpose usai serah terima jabatan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Rabu, 23 Desember 2020. Sandiaga menggantikan Wishnutama Kusubandio sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif periode 2020-2024. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) periode 2020-2024, Sandiaga Uno berpose usai serah terima jabatan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Rabu, 23 Desember 2020. Sandiaga menggantikan Wishnutama Kusubandio sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif periode 2020-2024. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    2. Relaksasi Pajak Mobil Baru, Menperin: Presiden Setuju, Kemenkeu Masih Hitung

    Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan telah mengusulkan relaksasi pajak penjualan barang mewah (PPnBM) untuk mengakselerasi penjualan mobil baru di masa pandemi Covid-19 kepada Presiden Joko Widodo.

    Agus mengatakan Presiden secara prinsip menyetujui usulan tersebut. Namun, usulan tersebut masih menunggu lampu hijau dari Kementerian Keuangan. "Sudah saya laporkan ke Presiden, secara prinsip beliau setuju. Tapi memang Kemenkeu masih dalam proses hitung menghitung," ujar dia dalam konferensi pers, Senin, 28 Desember 2020.

    Menurut Agus, langkah Kemenkeu adalah wajar. Sebab, mereka adalah bendahara negara yang memiliki penilaian dan posisi sendiri mengenai kebijakan yang diusulkan tersebut. "Yang mereka kelola itu sebagai bendahara negara harus lebih komprehensif jadi belum mendapat green light dari Kemenkeu."

    3. Gaduh Banpres Produktif, Bupati Bolaang Mongondow Timur Minta Maaf ke Jokowi

    Bupati Bolaang Mongondow Timur Seham Salim Landjar meminta maaf kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi atas kegaduan yang terjadi terkait Bantuan Presiden atau Banpres Produktif Rp 2,4 Juta. Permintaan maaf juga disampaikan kepada Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki.

    "Saya minta maaf ke pak presiden, pak menteri, karena sudah bikin gaduh," kata Sehan dalam konferensi pers virtual pada Senin, 28 Desember 2020.

    Sebelumnya, sebuah video viral yang menunjukkan Sehan kesal dengan penyaluran dana Banpres di daerahnya. Besaran banpres produktif yang diterima masyarakat yaitu Rp 2,4 juta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.