IHSG Dibuka Menguat, 3 Saham Ini yang Menjadi Favorit Investor

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi saham atau IHSG. TEMPO/Tony Hartawan

    Ilustrasi saham atau IHSG. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG dibuka menguat pada perdagangan Senin 28 Desember 2020 seiring dengan masuknya investor asing ke saham big caps.

    Pukul 09.00 WIB, IHSG naik 1,15 persen menjadi 6.077,59, setelah dibuka di level 6.067. Terpantau 179 saham menguat, 20 saham koreksi, 150 saham stagnan.

    Sejumlah saham berkapitalisasi jumbo menjadi sasaran beli investor asing seperti BBRI dengan net buy Rp8 miliar, ASII Rp705,7 juta, dan UNVR Rp129,2 juta,

    Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang menyampaikan setelah selama seminggu lalu IHSG turun -95.62 poin (-1.55 persen) ke level 6.008,71 , di awal pekan ini, Senin, ada peluang IHSG mengalami rebound alias penguatan. Sentimen yang memengaruhi ialah selama market Indonesia libur, Indeks DJIA justru menguat +0.61 persen serta EIDO juga naik +1.71 persen.

    Di samping itu, sentimen positif juga datang dari penguatan harga beberapa komoditas seperti minyak +0.92 persen, emas +1 persen, nikel +1.93 persen, timah +0.23 persen serta yang paling tajam penguatannya datang dari harga CPO yang menguat cukup tajam sebesar +5.21 persen.

    "Dampaknya saham-saham berbasis komoditas tersebut berpeluang naik Senin ini," ujarnya, Senin 28 Desember 2020.

    Sementara itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyinggung adanya potensi menerapkan 'emergency break' di Ibu kota jika angka positif Covid-19 terus meningkat. Wakil Gubernur DKI Jakarta juga meminta para pelaku usaha ikut menekan kenaikan kasus Covid-19.

    Edwin menyampaikan pada hari ini, IHSG diprediksi bergerak di rentang 5,967 - 6,058, sedangkan rupiah melaju di kisaran Rp14,120 - Rp14,260 per dolar AS.

    Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji Gusta berdasarkan rasio fibonacci, level support dan resistance IHSG berada pada level 5.874,89 hingga 6.157,11.

    Berdasarkan indikator, lanjutnya, MACD masih menunjukkan sinyal positif. Sementara itu, stokastik maupun RSI bergerak ke bawah di area netral.

    “Kendati demikian, terlihat pola long white opening marubozu candle ataupun pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat,” ujarnya.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.