Sandiaga Uno Bahas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dengan Luhut di Bali

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) periode 2020-2024, Sandiaga Uno berpose usai serah terima jabatan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Rabu, 23 Desember 2020. Sandiaga menggantikan Wishnutama Kusubandio sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif periode 2020-2024. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) periode 2020-2024, Sandiaga Uno berpose usai serah terima jabatan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Rabu, 23 Desember 2020. Sandiaga menggantikan Wishnutama Kusubandio sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif periode 2020-2024. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno bertemu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Sandiaga mengatakan Luhut menyampaikan beberapa arahan terkait Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

    "Tentunya yang pertama adalah langsung bekerja untuk mensolidkan tim work di tim kita, pastikan juga tim yang sekarang betul-betul berjuang mengatasi Covid-19, membangkitkan pariwisata, membuka lapangan kerja di sektor ekonomi kreatif ini adalah tim yang solid dan tim yang memiliki komitmen yang sama," kata Sandiaga usai bertemu Luhut di Bali, Ahad, 27 Desember 2020.

    Arahan kedua, kata dia, mengenai destinasi super prioritas. Luhut, kata Sandiaga, ingin Kemenparekraf fokus pada lima destinasi super prioritas. Di mana lima destinasi super prioritas itu, perlu dilengkapi bukan hanya infrastruktur, tapi juga seluruh aspek dari penyediaan fasilitas maupun atraksi budaya.

    "Tarian, penginapan, dari segi toilet, dan seluruh persiapan dari tujuan wisata termasuk ekonomi kreatif, yaitu kuliner, fashion dan kerajinannya," ujarnya.

    Sandiaga mengatakan vaksin Covid-19 segera akan hadir 120 juta di kuartal pertama 2021 dan diharapkan 2021 akan tercipta herd immunity. Namun, kata dia, sebelum itu kementerian harus fokus pada wisatawan nusantara. Menurutnya, dengan ada 55 juta kelas menengah Indonesia yang bisa menjadi target pasar wisatawan nusantara.

    Dia mengatakan aspek keberlanjutan juga menjadi perhatian kementerian. Dia akan berupaya agar sampah, bisa dikelola menjadi energi.

    Dia berharap di masa pandemi Covid-19 ini, muncul inovasi di bidang ekonomi kreatif, kelautan dan perikanan, terumbu karang, pertanian, hi tech yang bisa menjadi penopang sektor itu ke depan.

    HENDARTYO HANGGI

    Baca juga: Sandiaga Uno: Tanda Kebangkitan Pariwisata Bali Mulai Terlihat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.