Kemenkeu Tetapkan Surat Utang Negara Acuan di 2021

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Jenderal Pengelolaan dan Pembiayaan Risiko Kementerian Keuanan Luky Alfirman saat meluncurkan surat utang berharga negara (SBN) syariah seri Sukuk Tabungn ST-003 di Restoran Bunga Rampai, Jakarta Pusat, Jumat 1 Februari 2019. TEMPO/Dias Prasongko

    Direktur Jenderal Pengelolaan dan Pembiayaan Risiko Kementerian Keuanan Luky Alfirman saat meluncurkan surat utang berharga negara (SBN) syariah seri Sukuk Tabungn ST-003 di Restoran Bunga Rampai, Jakarta Pusat, Jumat 1 Februari 2019. TEMPO/Dias Prasongko

    TEMPO.CO, JakartaDirektorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menetapkan surat utang negara (SUN) yang menjadi seri acuan atau benchmark untuk periode 2021. 

    Penetapan itu diatur dalam Keputusan Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Nomor 84/PR/2020 tentang Surat Utang Negara Seri Benchmark Tahun 2021.

    Seri pertama yang menjadi benchmark adalah FR0086 dengan tenor 5 tahun yang jatuh tempo pada 15 April 2026. Seri FR0087 dengan tenor 10 tahun juga ditetapkan sebagai SUN acuan untuk 2021 dengan waktu jatuh tempo pada 15 Februari 2031.

    Selanjutnya, SUN Seri FR0088 yang akan jatuh tempo pada 15 Juni 2036 atau bertenor 15 tahun menjadi surat utang ketiga yang menjadi acuan. Terakhir, seri FR0083 dengan tenor 20 tahun akan jatuh tempo pada 15 April 2040.

    "SUN benchmark tahun 2021 ditetapkan oleh pemerintah setelah mempertimbangkan hasil analisis terhadap likuiditas, jumlah outstanding, dan tingkat kupon masing-masing seri SUN," ujar DJPPR dikutip melalui keterangan resmi pada, Minggu 27 Desember 2020. 

    Adapun, SUN seri FR0088 merupakan SUN seri baru yang akan diterbitkan pada tahun depan. Penetapan SUN benchmark periode 2021 ini mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2021.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.