Cara Sandiaga Percepat Pengembangan 5 Destinasi Super Prioritas pada 2021

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif periode 2019-2020, Wishnutama Kusubandio (kiri) dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif periode 2020-2024, Sandiaga Salahuddin Uno meninggalkan lokasi usai melakukan serah terima jabatan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Rabu, 23 Desember 2020. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif periode 2019-2020, Wishnutama Kusubandio (kiri) dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif periode 2020-2024, Sandiaga Salahuddin Uno meninggalkan lokasi usai melakukan serah terima jabatan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Rabu, 23 Desember 2020. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Usai dilantik Presiden Joko Widodo, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno memastikan kelanjutkan pengembangan lima destinasi super prioritas pariwisata.

    Sandiaga Uno mengatakan Presiden Joko Widodo atau Jokowi memberikan waktu sangat singkat untuk pembenahan lima destinasi super prioritas di setiap aspek. Persiapan tersebut dimulai dari infrastruktur, kuliner hingga aspek seni budaya, termasuk kostum, dan pernak-pernik yang berkaitan dengan destinasi wisata tersebut.

    "Walaupun tanggal merah saya ingin gercep (gerak cepat) dan saya ingin sentuh kelimanya hingga akhir tahun. Kelima destinasi tersebut akan kita kombinasikan antara kunjungan secara hybrid dan kunjungan langsung," kata Sandiaga dalam keterangan tertulis, Kamis, 24 Desember 2020.

    Sandiaga Uno juga menjelaskan akan memetakan atau melakukan mapping program dan strategi pengembangan lima destinasi pariwisata super prioritas baik jangka pendek maupun jangka menengah sesuai arahan Jokowi.

    "Semua akan disusun secara komprehensif, secara jitu, sehingga bukan hanya berlabel destinasi super prioritas tetapi juga super layak jual pasca pandemi," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.