Akhir Tahun, Indosat Ooredoo Prediksi Layanan Data di 3 Daerah Ini Naik Pesat

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi logo Indosat Ooredoo. Kredit: ANTARA/HO

    Ilustrasi logo Indosat Ooredoo. Kredit: ANTARA/HO

    TEMPO.CO, Jakarta - Indosat Ooredoo siap melayani kebutuhan komunikasi pelanggan selama liburan akhir tahun Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 dengan meningkatkan kapasitas layanan data menjadi 38 PB per hari.

    "Kami memprediksi layanan data akan meningkat secara signifikan, tertinggi ada di Jakarta, Bandung dan Yogyakarta," kata Chief Technology and Information Officer Indosat Ooredoo, Medhat Elhusseiny dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu, 23 Desember 2020.

    Ia memastikan peningkatan kapasitas layanan ini dapat bermanfaat untuk menangani trafik akhir tahun yang diperkirakan meningkat, yang utamanya akan didorong oleh aplikasi berbasis video, hingga mencapai 60 persen di trafik puncak perayaan.

    Layanan Voice over LTE (VoLTE) yang sekarang tersedia secara nasional, juga memungkinkan pelanggan untuk melakukan panggilan suara di jaringan 4G, dengan kualitas suara yang superior, tanpa mengganggu konektivitas data yang sedang berjalan.

    Untuk memastikan seluruh layanan dapat melayani masyarakat dan pelanggan dengan baik, maka kegiatan monitoring jaringan akan dilakukan secara intensif melalui i-NOC (Indosat Ooredoo Network Operation Center), sebuah fasilitas monitoring dan kontrol jaringan yang terintegrasi untuk seluruh layanan Indosat Ooredoo.

    Menurutnya, i-NOC juga berperan dalam meningkatkan fungsi monitoring kontinuitas antar jaringan yang kompleks, meningkatkan percepatan resolusi interferensi dan pusat koordinasi (Command Center) untuk seluruh perangkat jaringan Indosat Ooredoo secara nasional.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.