Penerbangan ke Arab Saudi Disetop, Kemenhub Pulangkan Jemaah Umrah

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Garuda Indonesia. Dok. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Ilustrasi Garuda Indonesia. Dok. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprioritaskan pemulangan jemaah umrah dan repatriasi dari Arab Saudi menyusul restriksi yang dikeluarkan otoritas setempat.

    Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto menyampaikan saat ini pemerintah tengah berupaya memulangkan jemaah. Salah satu yang telah dilakukan adalah dengan berkoordinasi kepada Garuda Indonesia yang telah memulai repatriasi pekan ini.

    Menurut Novie larangan masuk dari Negeri Raja Salman tersebut menyusul penyebaran virus corona jenis baru di Inggris dan ke Eropa. “Selanjutnya untuk umrah memang berhenti dulu sampai mereka [Arab Saudi] membuka kembali. Waktunya memang belum bisa ditentukan karena sangat bergantung kepada perkembangan kasusnya,” ujarnya, Kamis, 23 Desember 2020.

    Novie menuturkan dua operator nasional sudah memenuhi standard dan prosedur untuk dapat mengangkut umrah tetapi memang saat ini harus ditunda karena kebijakan otoritas Arab Saudi.

    Otoritas penerbangan Arab Saudi atau General Authority of Civil Aviation (GACA) telah menerbitkan pengumuman kepada seluruh maskapai yang beroperasi di Bandara Arab Saudi.

    Pengumuman tersebut isinya akan menunda seluruh penerbangan internasional kecuali dalam kasus sangat khusus selama sepekan. Namun penundaan juga dapat dilakukan untuk pekan selanjutnya. Penerbangan luar negeri di wilayah Arab pun diminta untuk sesegera mungkin meninggalkan teritorinya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.