PGN Serap Belanja Modal Rp 2,39 Triliun hingga Oktober 2020

Reporter

Para pengemudi angkutan umum tengah mengantre pengisian bahan bakar gas di SPGB kawasan Pluit, Jakarta, Senin, 26 Agustus 2019. PT Perusahaan Gas Negara (PGN) mencatat laba bersih sepanjang semester I 2019 turun 69,87% menjadi US$ 54,04 juta dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Tempo/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - PT Perusahaan Gas Negara Tbk atau PGN menyerap belanja modal atau capital expenditure sebesar US$ 168 juta dalam 10 bulan pertama tahun ini. Jumlah tersebut setara sekitar Rp 2,39 triliun dengan kurs Rp 14.226.

Berdasarkan laporan bulanan di laman resmi perseroan, dikutip Selasa, 22 Desember 2020, serapan belanja modal emiten berkode saham PGAS itu terdiri atas US$ 77 juta untuk bisnis upstream atau sekitar 46 persen, sebesar US$ 88 juta untuk bisnis downstream atau setara 56 persen dari capex. Sedangkan sisanya sebesar US$ 3 juta untuk bisnis supporting.

Di bisnis upstream, capex telah digunakan untuk mengembangkan blok minyak dan gas atau migas yang sudah ada, termasuk proyek West Pangkah dan lapangan Sidayu.

Sementara itu, di bisnis upstream, capex digunakan untuk pengembangan pipa minyak Rokan. Selanjutnya pengembangan pipa transmisi gas Gresik ke Semarang, pengembangan pipa distribusi, dan pengembangan pipa distribusi Kuala Tanjung. Selain itu, di bisnis supporting capex digunakan untuk pengembangan serat optik.

Adapun, serapan capex PGAS hingga Oktober 2020 tersebut masih jauh dari target capex 2020 perseroan sebesar US$ 300 juta hingga US$ 500 juta.

PGAS sebelumnya menargetkan capex sebesar US$ 500 juta hingga US$ 700 juta, tetapi dipangkas seiring dengan banyaknya tantangan bisnis akibat pandemi Covid-19.

Di sisi lain, hingga kuartal III 2020, PGAS membukukan pendapatan US$ 2,15 miliar per 30 September 2020. Realisasi itu turun 23,49 persen dari US$ 2,81 miliar periode yang sama tahun lalu.






Erick Thohir Kembali Tunjuk Nicke Widyawati Jadi Dirut Pertamina

2 hari lalu

Erick Thohir Kembali Tunjuk Nicke Widyawati Jadi Dirut Pertamina

RUPS PT Pertamina (Persero) telah mengukuhkan Nicke Widyawati sebagai Direktur Utama Pertamina untuk periode kedua.


Dua Kali Dipilih Erick Thohir Jadi Dirut Pertamina, Ini Kata Nicke Widyawati

2 hari lalu

Dua Kali Dipilih Erick Thohir Jadi Dirut Pertamina, Ini Kata Nicke Widyawati

Erick Thohir kembali mengukuhkan Nicke Widyawati sebagai Direktur Utama PT Pertamina (Persero) untuk periode kedua.


Pertamina Gelontorkan USD 11 Miliar untuk EBT, Termasuk Pasang Solar Panel di 400 Titik

5 hari lalu

Pertamina Gelontorkan USD 11 Miliar untuk EBT, Termasuk Pasang Solar Panel di 400 Titik

Pertamina menargetkan pembangunan PLTS rampung dalam 1,5 tahun.


Konglomerasi Korea Selatan Ikut Ambil Peran dalam Penurunan Emisi Karbon RI

7 hari lalu

Konglomerasi Korea Selatan Ikut Ambil Peran dalam Penurunan Emisi Karbon RI

Kerja sama untuk penurunan emisi karbon ini sudah diteken pada Februari lalu.


Singapura Ekspor BBM Meski Tak Punya Ladang Minyak, Ini Penjelasan Eks Menteri ESDM

7 hari lalu

Singapura Ekspor BBM Meski Tak Punya Ladang Minyak, Ini Penjelasan Eks Menteri ESDM

Arcandra Tahar membeberkan bagaimana Singapura yang tak memiliki ladang minyak bisa menjadi salah satu negara eksportir BBM di Asia.


Semester I 2022, PGN Raup Laba Bersih Rp 3,45 triliun

13 hari lalu

Semester I 2022, PGN Raup Laba Bersih Rp 3,45 triliun

PGN mencatatkan laba bersih sebesar US$ 238,6 juta atau setara dengan Rp 3,45 triliun pada semester I tahun 2022.


Neraca Perdagangan Surplus USD 5,76 Miliar, BPS: 28 Bulan Berturut-turut

20 hari lalu

Neraca Perdagangan Surplus USD 5,76 Miliar, BPS: 28 Bulan Berturut-turut

BPS mengumumkan neraca perdagangan per Agustus 2022 surplus US$ 4,74 miliar. Apa saja pemicunya?


Ekspor RI Naik 30,15 Persen Jadi USD 27,91 Miliar, Produk Apa Saja yang Jadi Unggulan?

20 hari lalu

Ekspor RI Naik 30,15 Persen Jadi USD 27,91 Miliar, Produk Apa Saja yang Jadi Unggulan?

BPS mencatat nilai ekspor Agustus 2022 mencapai US$ 27,91 miliar. Bila dibandingkan dengan yoy, nilai ekspor tersebut naik 30,15 persen.


Pertamina Klaim Biaya Operasional Kilangnya Jauh Lebih Rendah dari Singapura, Ini Buktinya

25 hari lalu

Pertamina Klaim Biaya Operasional Kilangnya Jauh Lebih Rendah dari Singapura, Ini Buktinya

Pertamina mengklaim operasional kilang lebih hemat dan mampu bersaing dengan sejumlah kilang milik perusahaan energi dunia di Asia Pasifik.


Pertamina Temukan Gas dan Kondensat di Musi Banyuasin, Berapa Kapasitas Produksinya?

39 hari lalu

Pertamina Temukan Gas dan Kondensat di Musi Banyuasin, Berapa Kapasitas Produksinya?

Pertamina Hulu Energi Jambi Merang menemukan gas dan kondensat di Sumur Eksplorasi Sungai Rotan-1XST di Desa Mendis Jaya, Musi Banyuasin, Sumsel.