Dicopot dari Kursi Menteri, Wishnutama Belum Berencana Kembali ke Media

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komisaris Utama NET TV Wishnutama melambaikan tangan saat tiba di Istana Negara, Jakarta, Senin, 21 Oktober 2019. Kedatangan Wishnutama tampaknya mengejutkan khalayak publik karena dirinya akan segera diangkat sebegai pembantu Presiden Jokowi. Sebelumnya, ia tidak pernah berkecimpung pada dunia politik ataupun pemerintahan. TEMPO/Subekti

    Komisaris Utama NET TV Wishnutama melambaikan tangan saat tiba di Istana Negara, Jakarta, Senin, 21 Oktober 2019. Kedatangan Wishnutama tampaknya mengejutkan khalayak publik karena dirinya akan segera diangkat sebegai pembantu Presiden Jokowi. Sebelumnya, ia tidak pernah berkecimpung pada dunia politik ataupun pemerintahan. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, JakartaWishnutama Kusubandio mengaku belum memiliki rencana apa pun setelah dicopot dari kursi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Dia juga belum berniat kembali ke kegiatan lamanya, yakni menjadi bos media.

    “Belum tahu. Belum mikirin mau ke mana,” ujar Wishnutama saat dihubungi Tempo pada Selasa, 22 Desember 2020.

    Alih-alih berkegiatan di kancah bisnis, Wishnutama mengaku masih akan beristirahat lebih dulu. Ia bakal menghabiskan waktu dengan keluarganya.

    “Saya istirahat dulu, ingin quality time sama keluarga,” tuturnya.

    ADVERTISEMENT

    Presiden Joko Widodo alias Jokowi mengangkat Sandiaga Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Sandiaga menggantikan posisi Wishnutama yang telah dijabat selama setahun.

    Sebelum menjadi menteri, Wishnutama berkiprah di bidang bisnis media. Pada 2001, ia direkrut menjadi Kepala Divisi Produksi Trans TV. Selama dua tahun bekerja di Trans Corp, kariernya menanjak menjadi Direktur Operasional, dan setahun berikutnya menjadi Wakil Direktur Utama atau Managing Director.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...