Usai Bersatu dengan Bangkok Bank Indonesia, Ini Target Bank Permata

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bapak Dr. Ridha D.M. Wirakusumah, President Director PermataBank memberikan tandatangan pada acara Penandatanganan Integrasi PT Bank PermataTbk dan Bangkok Bank Indonesia disaksikan oleh Bapak Nithapong Senavongse, Senior Vice President & General Manager Bangkok Bank Indonesia, Ibu Dhien Tjahajani, Direktur PermataBank dan Ibu Lea Kusumawijaya, Direktur PermataBank. Foto/Istimewa

    Bapak Dr. Ridha D.M. Wirakusumah, President Director PermataBank memberikan tandatangan pada acara Penandatanganan Integrasi PT Bank PermataTbk dan Bangkok Bank Indonesia disaksikan oleh Bapak Nithapong Senavongse, Senior Vice President & General Manager Bangkok Bank Indonesia, Ibu Dhien Tjahajani, Direktur PermataBank dan Ibu Lea Kusumawijaya, Direktur PermataBank. Foto/Istimewa

    Berdasarkan laporan keungan September 2020, Bangkok Bank tercatat sebagai ultimate shareholder. Kepemilikan saham per 30 September 2020 sebesar 89,12 persen.

    Aksi korporasi antar PermataBank dan BBI ini juga telah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Lewat aksi ini, PermataBank pun memenuhi syarat sebagai bank BUKU IV, yaitu kategori bank dengan total modal lebih dari Rp 30 triliun.

    Richele menyebut syarat BUKU IV ini juga telah mendapatkan konfirmasi dari OJK. Sehingga, Ia pun memastikan akan ada beberapa peningkatan layanan setelah pergantian status ini. "Kami akan terus bekerja keras menghadirkan layanan bermutu tinggi," kata dia.

    Baca: Bank Permata Ungkap Rencana Bisnis dalam Integrasi dengan Bangkok Bank

     

    FAJAR PEBRIANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.