Aviliani: Pertumbuhan Ekonomi 2021 Bisa 5 Persen Jika 50 Persen Warga Divaksin

Reporter

Aviliani. TEMPO/ Arnold Simanjuntak


"Karena kalau mereka ingin semuanya sendiri, menurut saya, pertama biayanya sangat mahal. Yang kedua butuh investasi yang terus menerus sehingga break event-nya menjadi panjang dan itu tidak mungkin," ujarnya.

Ia melihat, digitalisasi membantu pelaku usaha untuk dapat meningkatkan pasarnya, misalnya melalui platform e-commerce.

Pelaku usaha diharapkan dapat memanfaatkan pasar tersebut dengan sebaik-baiknya agar tetap bisa bertahan dan terus bertumbuh.

"Kedua, dari sektor keuangan, perbankan. Bank Jago baru saja dibeli oleh Gojek. Itu adalah salah satu contoh kolaborasi, karena Gojek ini sudah punya ekosistem. Sehingga kalau mereka punya bank, itu punya dana murah. Tetapi kalau fintech tidak punya bank atau tidak berkolaborasi dengan bank, maka dia tidak akan bisa mendapatkan dana murah atau dananya terlalu mahal atau bahkan susah mendapatkan dana," kata Aviliani.

Jadi, lanjutnya, fintech memang harus berkolaborasi dengan bank dan bank juga harus berkolaborasi dengan fintech karena mereka sudah punya customer experience.

Menurut Aviliani, kalau tidak memiliki customer experience, maka bank akan sulit untuk mendeteksi calon nasabah baru.

"Karena. ke depan kalau kita bicara hanya dari keuangan perusahannya saja, maka kita hanya akan mendapatkan customernya itu-itu saja. Nah inklusi keuangan bisa terjadi lebih luas kalau, satu, adalah custmer experience," ujarnya.

Sedangkan yang kedua adalah harus ada kebijakan dari pemerintah khususnya untuk dukcapil dan pelayanan publik yang diberikan pemerintah, itu bisa diberikan datanya. Misalnya penggunaan listrik PLN dan penggunaan telepon, untuk melihat karakteristik penduduk.

"Karena, kalau hanya dari sosmed saja, itu masih banyak akun-akun palsu jadi tidak bisa dijadikan database yang bagus. Bisa jadi database ini malah membuat NPL dari fintech-fintech. Makanya fintech berusaha untuk berkolaborasi dengan bank supaya saling memberikan win-win," kata Aviliani.

ANTARA

Baca juga: Sri Mulyani Ungkap Syarat Pertumbuhan Ekonomi RI 5 Persen pada 2021






Capaian Vaksinasi Booster Kedua Rendah, DKI Bicara Soal Reward dan Punishment

6 jam lalu

Capaian Vaksinasi Booster Kedua Rendah, DKI Bicara Soal Reward dan Punishment

Capaian vaksinasi booster kedua tergolong rendah. Dinas Kesehatan Jakarta merasa sulit menyadarkan warga. Harus diiming-imingi reward dan punishment.


Top Metro Malam: Anies Baswedan Barter Lahan dan Realisasi Pendapatan Jakarta Rendah

15 jam lalu

Top Metro Malam: Anies Baswedan Barter Lahan dan Realisasi Pendapatan Jakarta Rendah

Berita mengenai Anies Baswedan, rendahnya realisasi pendapatan Jakarta, hingga vaksinasi booster malam hari paling banyak dicari di kanal Metro Tempo.


DKI Buka Sentra Vaksin Covid-19 Malam Hari untuk Genjot Vaksinasi Booster Kedua

16 jam lalu

DKI Buka Sentra Vaksin Covid-19 Malam Hari untuk Genjot Vaksinasi Booster Kedua

Dinas Kesehatan Jakarta membuka sentra vaksin Covid-19 pada sore dan malam hari. Tujuannya untuk menggenjot vaksinasi booster kedua.


Unair Wujudkan Kemandirian Bangsa dengan Vaksin INAVAC

2 hari lalu

Unair Wujudkan Kemandirian Bangsa dengan Vaksin INAVAC

Vaksin INAVAC mendapatkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) oleh BPOM.


Inflasi Masih Tinggi, Pertumbuhan Ekonomi Inggris Diprediksi Melambat

2 hari lalu

Inflasi Masih Tinggi, Pertumbuhan Ekonomi Inggris Diprediksi Melambat

Pertumbuhan ekonomi Inggris pada tahun depan diprediksi melambat karena inflasi masih tinggi. Hal ini berdampak pula pada masuknya investasi


Ekonomi 2023 Diprediksi Gelap, Apa yang Harus Dilakukan Startup Digital?

3 hari lalu

Ekonomi 2023 Diprediksi Gelap, Apa yang Harus Dilakukan Startup Digital?

Dalam situasi sulit, investasi perusahaan atau startup terhadap teknologi menjadi salah satu upaya untuk mencapai efisiensi biaya operasional.


Sebut Ekonomi RI 2023 Tertekan, Apindo Ungkap Sektor Usaha yang Omsetnya Turun Signifikan

3 hari lalu

Sebut Ekonomi RI 2023 Tertekan, Apindo Ungkap Sektor Usaha yang Omsetnya Turun Signifikan

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia atau Apindo Hariyadi B. Sukamdani mengungkapkan bahwa kondisi perekonomian Indonesia tertekan pada tahun 2023.


Apindo Yakin Ekonomi RI 2023 5 Persen Lebih Meski Ketidakpastian Global Masih Sangat Tinggi

3 hari lalu

Apindo Yakin Ekonomi RI 2023 5 Persen Lebih Meski Ketidakpastian Global Masih Sangat Tinggi

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia atau Apindo Hariyadi B. Sukamdani membeberkan proyeksi pertumbuhan ekononi Indonesia pada tahun 2023.


8 Lokasi Vaksinasi Covid-19 Dosis 1-4 di DKI Jakarta Selama Desember 2022

5 hari lalu

8 Lokasi Vaksinasi Covid-19 Dosis 1-4 di DKI Jakarta Selama Desember 2022

Berikut daftar lokasi vaksinasi Covid-19 di DKI Jakarta. Melayani vaksin dosis pertama hingga dosis keempat, khsusu tenaga kesahatan.


Sri Mulyani Beberkan Tantangan Global di 2023: Bisa Jadi Turning Point kalau Perang Berhenti

5 hari lalu

Sri Mulyani Beberkan Tantangan Global di 2023: Bisa Jadi Turning Point kalau Perang Berhenti

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan ada sejumlah tantangan yang harus pengusaha Indonesia hadapi memasuki tahun 2023.