IHSG di Zona Hijau pada awal Perdagangan, Menguat 0,73 Persen

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Karyawan tengah menlintas di depan layar pergerakan Indek Saham Gabungan di lantai Bursa, Jakarta, Jumat, 9 Oktober 2020. Indeks harga saham gabungan terpantau kembali ke zona merah dengan pelemahan 0,17 persen atau 5,4 poin ke level 5.033,74 di akhir perdagangan sesi I. Tempo/Tony Hartawan

    Karyawan tengah menlintas di depan layar pergerakan Indek Saham Gabungan di lantai Bursa, Jakarta, Jumat, 9 Oktober 2020. Indeks harga saham gabungan terpantau kembali ke zona merah dengan pelemahan 0,17 persen atau 5,4 poin ke level 5.033,74 di akhir perdagangan sesi I. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG berada di zona hijau pada awal perdagangan di Bursa Efek Indonesia atau BEI, Senin, 21 Desember 2020.

    Melansir data RTI, pada pukul 09.07 WIB, IHSG berada pada level 6.148,6 atau naik 44,2 poin(0,73 persen) dibanding penutupan sebelumnya di level 6.131,6.

    Sebanyak 248 saham melaju di zona hijau dan 76 saham di zona merah. Sedangkan 172 saham lainnya stagnan.

    Director PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan pergerakan IHSG saat ini terlihat masih betah berada dalam rentang konsolidasi wajar. Sedangkan IHSG masih berpeluang mengalami konsolidasi jika IHSG tidak dapat dipertahankan diatas resisten level terdekat.

    "Fluktuasi nilai tukar Rupiah serta harga komoditas juga akan turut mewarnai pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang," kata William dalam keterangan tertulis.

    Adapun dia memperkirakan pergerakan IHSG hari ini berada di kisaran 5.920 hingga 6.123.

    Baca: Pekan Ini IHSG Diperkirakan Melemah Dibayangi Aksi Ambil Untung

    HENDARTYO HANGGI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.