Dampak Pandemi, Pendapatan PUBG Naik Rp 36,8 Triliun

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PUBG Mobile Season 15 resmi dimulai setelah sebelumnya didahului dengan meluncurkan versi 1.0 dengan menghadirkan beragam hadiah limited mulai dari skin senjata, kendaraan hingga delapan macam kostum. HO/PUBG Mobile

    PUBG Mobile Season 15 resmi dimulai setelah sebelumnya didahului dengan meluncurkan versi 1.0 dengan menghadirkan beragam hadiah limited mulai dari skin senjata, kendaraan hingga delapan macam kostum. HO/PUBG Mobile

    TEMPO.CO, Jakarta - Permainan bergenre battle royale, PUBG Mobile resmi menjadi gim mobile dengan pendapatan terbesar sepanjang 2020.

    Berdasarkan data terbaru Sensor Tower, PUBG mencatatkan pendapatan hingga US$ 2,6 miliar atau sekitar Rp 36,8 triliun terhitung sejak 1 Januari hingga 14 Desember 2020. Angka tersebut menggabungkan pendapatan PUBG Mobile di Google Play Store dan Apple App Store. 

    "Sejauh ini di 2020, pasar game mobile global telah menghasilkan US$ 75,4 miliar, naik 19,5 persen dari 2019," kata Sensor Tower seperti dikutip Bisnis, Sabtu 19 Desember 2020.

    Namun, mereka memperkirakan level kesuksesan yang sama mungkin akan sulit dicapai pada 2021.

    Menurut Sensor Tower, kesukesan gim mobile pada 2020 merupakan dampak langsung dari pandemi covid-19 dan kebijakan lockdown yang diterapkan berbagai negara.

    Adapun, dari hasil tersebut gim yang dirilis pada 30 Juli 2016 ini menorehkan peningkatan pendapatan hingga 64,3 persen dibandingkan 2019.

    Baca: MNC Land Genjot Pendapatan Lewat Adventure Park Terbesar di Asia Tenggara


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?