Akan Ada Sistem Preorder PCR dan Antigen di Bandara Agar Penumpukan Tak Terulang

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratusan calon penumpang mengantre untuk mendapatkan pengesahan surat ijin naik pesawat di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis, 14 Mei 2020. Kementerian Perhubungan mewajibkan semua calon penumpang yang akan menggunakan pesawat memiliki surat kesehatan, surat negatif COVID-19 dari Rumah Sakit sebagai protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Gugus Tugas COVID-19. ANTARA

    Ratusan calon penumpang mengantre untuk mendapatkan pengesahan surat ijin naik pesawat di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis, 14 Mei 2020. Kementerian Perhubungan mewajibkan semua calon penumpang yang akan menggunakan pesawat memiliki surat kesehatan, surat negatif COVID-19 dari Rumah Sakit sebagai protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Gugus Tugas COVID-19. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Angkasa Pura II (Persero) akan menerapkan sistem layanan pre-order untuk pemesanan jadwal tes usap alias swab PCR dan rapid test Antigen bagi penumpang pesawat. Kebijakan tersebut menyikapi adanya penumpukan antrean penumpang yang memesan jasa layanan tes Antigen di Bandara Soekarno-Hatta, kemarin, Jumat, 18 Desember 2020.

    “Ada peningkatan kepadatan tinggi dari penumpang yang menunggu jasa swab PCR dan rapid Antigen. Kami dalam waktu dekat akan menerapkan sistem pre-order untuk meminimalisasi antrean itu,” ujar Awaluddin dalam disuksi virtual, Sabtu, 19 Desember 2020.

    Awaluddin mengatakan sistem pre-order bisa mulai dipesan dalam 2-4 hari mendatang. Nantinya, Angkasa Pura II akan menyediakan aplikasi yang terhubung dengan layanan bandara dan di dalamnya memuat fitur pemesanan tes Covid-19.

    Menurut Awaluddin, transformasi layanan tes Covid-19 tersebut bukan hanya disiapkan untuk momentum angkutan Natal dan tahun baru. Namun, sistem ini dapat digunakan dalam jangka panjang selama masa pandemi masih terus berlangsung.

    Ia mengimbuhkan, pada masa pagebluk, perseroan harus siap beradaptasi dengan perubahan yang terjadi sangat cepat. Dalam penyesuaiannya, Awaluddin mengklaim perseroan selalu memprioritaskan kepentingan pengguna jasa.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.