Tanggapan Pizza Hut Soal Pembatasan Jam Operasional

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pizza Hut. AP/Reed Saxon

    Pizza Hut. AP/Reed Saxon

    TEMPO.CO, Jakarta -Emiten pengelola restoran Pizza Hut, PT Sarimelati Kencana Tbk. (PZZA) menanggapi positif kebijakan baru yang dikeluarkan pemerintah dalam upaya menekan angka kasus Covid-19 menjelang musim liburan akhir tahun. Perseroan juga mempersiapkan strategi untuk menahan kerugian yang terlalu dalam hingga akhir tahun ini.

    “Kami sediakan banyak promosi menarik pada Desember ini baik untuk dine in, take away, delivery melalui Pizza Hut atau Gojek dan Grab,” kata Direktur Sarimelati Kencana Jeo Sasanto.

    Selain itu, perseroan memiliki aplikasi Pizza Hut yang sudah bisa diunduh melalui Google Play Store dan Apple Store.

    Jeo mengatakan peraturan pembatasan jam operasional cukup bagus untuk mencegah peningkatan kasus Covid-19 dengan mengantisipasi terjadinya kerumunan orang pada saat liburan akhir tahun.

    “Khusus untuk jam operasional sampai dengan jam 19:00 [untuk wilayah Jabodetabek] berpotensi mengurangi penjualan karena biasanya restaurant lebih ramai pada saat makan malam antara jam 18.00 sampai dengan 20.00,” katanya.

    Menurutnya, melihat dari perilaku pelanggan yang datang ke restoran Pizza Hut, banyak orang yang tidak akan mengunjungi outlet 30 menit sebelum restoran ditutup.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.