Gratiskan Vaksin Covid-19 untuk Seluruh Rakyat, Ini Pesan Jokowi ke Sri Mulyani

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi mengikuti KTT Luar Biasa G20 secara virtual bersama  Menteri Keuangan Sri Mulyani dari Istana Bogor, Kamis, 26 Maret 2020. KTT ini digelar secara virtual untuk menghindari penularan virus corona. Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr

    Presiden Jokowi mengikuti KTT Luar Biasa G20 secara virtual bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani dari Istana Bogor, Kamis, 26 Maret 2020. KTT ini digelar secara virtual untuk menghindari penularan virus corona. Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyatakan pemerintah akan menggratiskan biaya vaksin Covid-19 untuk seluruh warga negara Indonesia. Ia lalu memerintahkan seluruh jajaran kabinet di kementerian dan lembaga hingga pemerintah daerah untuk memprioritaskan program vaksinasi Covid-19 pada tahun anggaran 2021 sehingga vaksinasi gratis benar-benar berjalan lancar.

    “Untuk itu saya instruksikan dan saya perintahkan kepada seluruh jajaran kabinet Kementerian lembaga dan pemerintah daerah untuk memprioritaskan program vaksinasi pada tahun anggaran 2021,” kata Jokowi dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Rabu, 16 Desember 2020.

    Jokowi juga menginstruksikan dan memerintahkan kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati untuk memprioritaskan dan merealokasi dari anggaran lain terkait ketersediaan vaksin dan vaksinasi secara gratis ini. Dengan begitu, tidak ada alasan bagi masyarakat untuk tidak mendapatkan vaksin.

    Dalam kesempatan tersebut, Jokowi pun menegaskan bahwa dirinya akan menjadi orang pertama yang akan disuntik vaksin Covid-19. “Saya juga ingin tegaskan lagi nanti saya yang akan menjadi penerima pertama, divaksin pertama kali," tuturnya.

    Kesediaannya menjadi orang pertama yang divaksin Covid-19 ini, kata Jokowi, juga untuk memberikan kepercayaan kepada masyarakat. "Hal ini untuk memberikan kepercayaan dan keyakinan kepada masyarakat bahwa vaksin yang digunakan aman."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.