Ke Bali Wajib Tes PCR, Bos Siloam Promosikan Harga Paket Tes Covid

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang tenaga medis diambil sampel darahnya saat menjalani rapid tes serology di Siloam Hospitals Kebon Jeruk, Jakarta, Selasa, 11 Agustus 2020. Siloam Hospitals Kebon Jeruk (SHKJ) melakukan rapid test serelogy dan PCR Swab secara berkala kepada para tenaga kesehatan, staf, dan pekerja pendukung lainnya sebagai upaya untuk menjaga kesehatan dan keamanan bagi para awak rumah sakit tersebut. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Seorang tenaga medis diambil sampel darahnya saat menjalani rapid tes serology di Siloam Hospitals Kebon Jeruk, Jakarta, Selasa, 11 Agustus 2020. Siloam Hospitals Kebon Jeruk (SHKJ) melakukan rapid test serelogy dan PCR Swab secara berkala kepada para tenaga kesehatan, staf, dan pekerja pendukung lainnya sebagai upaya untuk menjaga kesehatan dan keamanan bagi para awak rumah sakit tersebut. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, JakartaPT Siloam International Hospitals Tbk. (SILO) merespons kebijakan baru pemerintah dalam rangka menekan angka penyebaran Covid-19 selama musim liburan akhir tahun ini. 

    Presiden Komisaris Siloam John Riady mengunggah sebuah pengumuman yang menampilkan keterangan paket tes Covid-19 untuk keperluan liburan melalui laman Instagram story pribadinya, Selasa 15 Desember 2020.

    “Sambut liburan dengan nyaman. Pastikan kesehatan Anda saat liburan dengan: Family RT-PCR 4 pax Rp4.799.000, Swab Antigen + Rapid Rp499.000, Serologi Rp199.000,” tulis manajemen dalam pamflet keterangan paket promosinya

    Adapun paket tes perjalanan tersebut hanya tersedia untuk periode 1-31 Desember 2020 dengan pembelian melalui mcu.siloamhospitals.com atau langsung mengunjungi rumah sakit.

    Terkhusus untuk paket family RT-PCR 4 pax, hasil akan diterima satu hari setelah pemeriksaan, terhitung dari sampel diterima laboratorium Siloam. Adapun pemeriksaan dilakukan dengan melampirkan bukti surat keterangan hasil tes.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.