Transaksi Ekspor UMKM Meningkat di BRILIANPRENEUR 2020

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • INFO BISNIS – Perhelatan BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2020 yang digelar oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk berlangsung lancar dan sukses. Meski diselenggarakan di tengah pandemi Covid-19, pameran usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) bertaraf  internasional ini sukses menarik animo masyarakat serta membukukan peningkatan nilai transaksi dan kesepakatan dagang yang signifikan dibanding perhelatan tahun sebelumnya.

    Penyelenggaraan pameran dilakukan secara hybrid mulai 1-15 Desember dengan puncak acara pada 10-13 Desember 2020 di Jakarta. Pameran dilakukan secara virtual melalui www.brilianpreneur.com dan dapat disaksikan secara langsung di JCC-Jakarta dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat di tengah adaptasi kenormalan baru.

    Selama hampir dua pekan pameran berlangsung, pengunjung virtual yang menyaksikan pameran daring produk-produk UMKM pilihan tercatat telah mencapai 104.755 orang. Selain itu, dengan keterbatasan di tengah pandemi, masih terdapat ratusan pengunjung yang hadir dengan antusias secara langsung.

    Pada acara puncak pameran, Minggu, 13 Desember 2020, Direktur Utama BRI Sunarso menyampaikan  bahwa BRI dapat memanfaatkan kondisi normal baru ini dengan cara kerja lebih efisien dan dapat menghasilkan pencapaian yang lebih tinggi. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan volume transaksi yang signifikan.

    “Yang lebih penting bukan hanya dari sisi jumlah pengunjung  saja, namun transaksi pembelian produk-produk UMKM peserta BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2020 berasal dari belanja online melalui Indonesia Mall dan pre-order tercatat meningkat signifikan melampaui angka pembelian di event yang sama tahun lalu, dari  Rp 1,1 miliar pada tahun 2019 meningkat hampir 3 kali lipat menjadi Rp 3,1 miliar di tahun ini,” ujar Sunarso.

    Sunarso menambahkan, pameran ini berhasil memfasilitasi kontrak pembelian barang UMKM senilai total US$57,5 juta dengan melibatkan 99 calon pembeli yang berasal dari Amerika Serikat, Uni Eropa, Timur Tengah, Jepang dan Australia. Angka ini meningkat sebesar 74% dibanding pencapaian tahun lalu yang sebesar US$33 juta.

    “Para buyers yang didatangkan secara virtual oleh BRI dari mancanegara berhasil menandatangani 74 kontrak pembelian dengan total dealing amount sebesar US$ 57,5 juta. UMKM yang berhasil mendapatkan kontrak untuk ekspor ini antara lain Els Coffee, Bluberry Guitars, Digidoy, Lampu Runa, JC’s Pottery, Indo Risakti, Abon Cap Koki, Wastraloka, Siger Jaya Abadi, Galeri Alekot, Wisanka dan  lainnya. Ini adalah salah satu bukti nyata bahwa BRI telah berhasil memberdayakan UMKM binaannya dengan mendorong pelaku UMKM untuk naik kelas dan Go Export,” tutur Sunarso.

    Keberhasilan pencapaian BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR tahun ini tidak terlepas dari  upaya BRI mempromosikan produk-produk UMKM yang mengikuti ajang pameran ini. Untuk mengenalkan berbagai produk UMKM layak ekspor, setidaknya BRI mempromosikan kegiatan ini ke 17 negara.

    Selain mengikuti pameran hybrid dan berbagai pelatihan, UMKM peserta BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2020 ini juga berkesempatan mengikuti tiga kompetisi yang diadakan BRI. Ada tiga penghargaan yang diberikan bagi para peserta BRILIANPRENEUR 2020 yakni Best UMKM Expo, Best Business Matching dan Pengusaha Muda BRILian 2020. Setelah melalui proses penilaian yang ketat, telah terpilih masing-masing tiga pemenang dari tiap kategori.

    Untuk lomba Best UMKM Expo, pemenang yang terpilih adalah Kata Oma, Restu Mande dan Kultiva.co. Kemudian, pemenang penghargaan Best Business Matching adalah PT Arung Jaya Perdana, PT Pelangi Indonesia dan PT SUNandSAND. Terakhir, ada Naruna Ceramics (Semarang), Havila Tea (Bandung) dan Munofolk (Bandung) yang terpilih sebagai peraih penghargaan program akselerasi bisnis BRI Pengusaha Muda BRILiaN 2020.

    “Seluruh pencapaian tersebut sesuai dengan amanat Bapak Presiden RI pada saat opening  ceremony, bahwa di masa pandemi ini, UMKM harus tetap termotivasi untuk lebih kreatif dan  mampu menampilkan produknya secara lebih menarik melalui cara baru yang inovatif,” ujar Sunarso.

    Sebelumnya Presiden Joko Widodo pada pembukaan BRILIANPRENEUR 2020, menyebut pandemi menuntut kita untuk lebih kreatif, termasuk UMKM. UMKM harus mampu menampilkan produknya yang lebih menarik dan melalui cara baru yang inovatif. "Saya melihat akhir tahun banyak pameran yang diselenggarakan oleh kementerian dan lembaga  atau institusi, tapi saya ingatkan agar pameran-pameran ini harus mampu meningkatkan transaksi dan volume ekspor dari UMKM kita," kata Jokowi.

    Ke depannya BRI berkomitmen terus menggelar acara serupa demi mendorong lebih banyak lagi pelaku UMKM Indonesia yang bisa naik kelas dan mendunia. Perkembangan UMKM menjadi kunci agar pertumbuhan ekonomi dan perbaikan kondisi perekonomian Indonesia  bisa berjalan lebih cepat.

    “Bank BRI berkomitmen akan tetap menggelar acara yang sama,  dengan menargetkan lebih banyak UMKM lokal yang terlibat dan lebih banyak potential buyers yang datang dari luar negeri untuk mendorong UMKM Indonesia go global di tingkat  internasional,” ucap Sunarso.(*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.