HUT UGM, Airlangga Hartarto Singgung Soal Alat Deteksi Covid-19 Buatan UGM

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan sambutan dalam acara Gerakan Kampanye Masker Nasional di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Minggu, 30 Agustus 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan sambutan dalam acara Gerakan Kampanye Masker Nasional di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Minggu, 30 Agustus 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memandang Universitas Gadjah Mada merupakan salah satu kampus negeri yang memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Pernyataan itu ia sampaikan saat mengisi acara rangkaian perayaan ulang tahun ke-71 UGM, Ahad, 13 Desember 2020.

    “Agar seluruh akademisi dan mahasiswa UGM tidak lupa pada akar sejarahnya, nilai-nilai kebudayaan, serta yang terpenting adalah mengingat niat dan upaya para pendiri bangsa dalam meningkatkan kapasitas SDM Indonesia,” ujar Airlangga seperti dikutip dari keterangan tertulis.

    Airlangga berkisah tentang masa-masa awal terbentuknya kampus UGM yang tak terlepas dari tujuan tokoh-tokoh nasional untuk meningkatkan kualitas SDM. Pendiri yang ia maksud adalah Sukarno, Sri Sultan Hamengku Buwono IX, dan beberapa nama lain.

    Waktu itu, Indonesia baru merdeka dan negara ingin lebih banyak menghimpun sumber daya dengan latar pendidikan sarjana.  Para tokoh nasional pun mencetuskan niat mendirikan perguruan tinggi di Yogyakarta. Namun, Airlangga melanjutkan, rencana pendirian perguruan tinggi terkendala oleh tempat.

    ADVERTISEMENT

    Berangkat dari masalah itu, Sri Sultan Hamengku Buwono IX mengizinkan kegiatan perkuliahan dilakukan di Pagelaran Kraton Yogyakarta. Kemudian setelahnya, Sri Sultan menghibahkan 183 hektare tanah di Bulak Sumur untuk pembangunan gedung perkuliahan UGM yang sampai saat ini masih digunakan.

    Sejak berdiri, Airlangga mengatakan UGM terus menunjukkan peningkatan di bidang pendidikan, pengembangan ilmu pengetahuan, serta pengabdian kepada masyarakat. Baru-baru ini, misalnya, UGM menciptakan alat Ge-Nose C-19 yang merupakan pengembangan untuk deteksi Covid-19. Alat ini diklaim membuat pengembangan uji menjadi sederhana, murah, dan cepat membuahkan hasil.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...