Erick Thohir Maklum jika Kinerja Bank Negara Tergerus, Kenapa?

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menghadiri rapat kerja bersama Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin, 14 September 2020. Rapat kerja tersebut membahas Penyertaan Modal Negara Tahun 2021, Target Deviden BUMN Tahun Buku 2020, Pembayaran Hutang Pemerintah Kepada BUMN Tahun 2020 dan Roadmap dan Restrukturisasi. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menghadiri rapat kerja bersama Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin, 14 September 2020. Rapat kerja tersebut membahas Penyertaan Modal Negara Tahun 2021, Target Deviden BUMN Tahun Buku 2020, Pembayaran Hutang Pemerintah Kepada BUMN Tahun 2020 dan Roadmap dan Restrukturisasi. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menilai penurunan kinerja himpunan bank negara atau Himbara di masa pandemi Covid-19 saat ini cukup wajar.

    Pasalnya, Himbara selama ini diharapkan mampu membantu pemulihan ekonomi nasional melalui bantuan kepada usaha mikro kecil dan menegah (UMKM), di antaranya lewat restrukturisasi bunga dan pinjaman pokok. Melalui program pemerintah, restrukturisasi kredit dan pinjaman pokok Himbara mencapai Rp 470 triliun.

    “Karena itu jangan kaget, kalau bank Himbara, ininya (kinerjanya) tergerus. Tetapi, ini kan memang penugasan yang harus kita tolong,” kata Erick Thohir seperti dikutip dari paparannya dalam webinar bersama Shopee Indonesia, Sabtu, 12 Desember 2020. "Keberpihakan UMKM tak hanya lip service tapi benar-benar dijalankan."

    Namun begitu, ia yakin performa himbara akan terus meningkat di masa depan tercermin dari langkah pemerintah untuk melakukan konsolidasi beberapa lembaga pembiayaan dan bank. “Kemarin, kita konsolidasikan BRI, PNM, dan juga Pegadaian, supaya menjadi satu data base. Sehingga dengan sistem satu base ini, kita bisa meningkatkan pengusaha naik kelas,” ucap Erick Thohir.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.