Trending Topik #BoikotJNE di Twitter, Ini Klarifikasi Bos JNE

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas mengecek alamat paket sebelum dikirim, di Kantor Pusat JNE, Jakarta, 16 Oktober 2017. Tempo/Tony Hartawan

    Petugas mengecek alamat paket sebelum dikirim, di Kantor Pusat JNE, Jakarta, 16 Oktober 2017. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Direktur PT Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) Mohammad Feriadi merespon isu di media sosial yang menyebut perusahaannya mendukung Haikal Hassan, juru bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212.

    Isu ini muncul, salah satunya di twitter dengan tagar #BoikotJNE hingga #JNEKadrun, setelah akun twitter perusahaan @JNE_ID mengunggah ucapan selamat ulang tahun ke-30 dari Haikal pada 4 Desember 2020.

    "JNE sebagai perusahaan pengiriman ekspres dan logistik bersifat netral," kata Feriadi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat, 11 Desember 2020.

    Ia menyebut bahwa perusahaannya merangkul semua golongan dan tidak memandang latar belakang agama, suku, ras, dan pandangan politik manapun. Selain itu, JNE juga tetap merangkul 50 ribu karyawan mereka yang berasal dari berbagai latar belakang tersebut.

    Sebelumnya, kedua tagar tersebut mulai ramai di media sosial twitter pada Jumat malam, 11 Desember 2020. Meski demikian, akun twitter resmi perusahaan tidak hanya mengunggah ucapan selamat dari Haikal Hassan saja.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.