Erick Thohir Sebut Target Vaksinasi Mandiri Kementerian BUMN 75 Juta Orang

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan telah bertemu dengan Penasehat Perdana Menteri Jepang, Izumi Hiroto di Kantor Perdana Menteri Jepang pada Kamis, 3 Desember 2020. Pertemuan ini untuk meraih dukungan atas pembentukan Sovereign Wealth Fund (SWF) Indonesia atau dikenal sebagai Nusantara Investment Authority (NIA). Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Menteri BUMN Erick Thohir dan Duta Besar RI Heri Akhmadi. (sumber: Kemenko Maritim)

    Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan telah bertemu dengan Penasehat Perdana Menteri Jepang, Izumi Hiroto di Kantor Perdana Menteri Jepang pada Kamis, 3 Desember 2020. Pertemuan ini untuk meraih dukungan atas pembentukan Sovereign Wealth Fund (SWF) Indonesia atau dikenal sebagai Nusantara Investment Authority (NIA). Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Menteri BUMN Erick Thohir dan Duta Besar RI Heri Akhmadi. (sumber: Kemenko Maritim)

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir menargetkan vaksinasi mandiri dapat diberikan kepada 75 juta penduduk pada 2021. Program vaksinasi mandiri memang menjadi program dari Kementerian BUMN, sementara vaksin bantuan pemerintah menjadi program Kementerian Kesehatan.

    "Vaksin bantuan pemerintah nanti jumlahnya ditetapkan Kementerian Kesehatan, tapi vaksinasi mandiri kami targetkan 75 juta," ujar Erick Thohir dalam webinar, Sabtu, 12 Desember 2020. 

    Erick mengatakan target vaksinasi bantuan pemerintah bisa sama atau pun lebih besar dari target vaksinasi mandiri. Vaksinasi bantuan pemerintah antara lain ditujukan untuk tenaga kesehatan, anggota TNI dan Polri, serta Penerima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan.

    "Nanti dibicarakan pemerintah. Kalau tugas Kementerian BUMN sudah jelas yakni vaksin mandiri untuk 75 juta orang," kata Erick.

    Untuk menjamin kapasitas vaksinasi, Erick berujar pemerintah akan melibatkan rumah sakit BUMN, rumah sakit swasta, hingga klinik-klinik. Ia memperkirakan kapasitas vaksinasi dengan cara gotong royong tersebut bisa mencapai lebih dari 13 juta vaksinasi per bulan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.