Jokowi Minta Jajarannya Gunakan Cara Extraordinary Tingkatkan Inklusi Keuangan

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Layar menampilkan Presiden Jokowi menyampaikan pengarahan seusai menerima Laporan Hasil Pemeriksaan atas LHP LKPP Tahun 2019 di Istana Negara, Jakarta, Senin, 20 Juli 2020 ANTARA/Sigid Kurniawan

    Layar menampilkan Presiden Jokowi menyampaikan pengarahan seusai menerima Laporan Hasil Pemeriksaan atas LHP LKPP Tahun 2019 di Istana Negara, Jakarta, Senin, 20 Juli 2020 ANTARA/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan peningkatan akses keuangan masyarakat penting untuk mendorong pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di daerah, mendorong keadilan sosial, mendorong peningkatan kesejahteraan dan taraf hidup rakyat banyak melalui inklusi keuangan.

    “Saya mengajak bapak ibu dan saudara-saudara sekalian untuk melakukan cara-cara extraordinary dalam meningkatkan inklusi keuangan,” kata Jokowi dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah secara virtual, Kamis, 10 Desember 2020.

    Empat cara-cara extraordinary disampaikan Presiden yaitu, pertama, lebih agresif, lebih inovatif dalam meningkatkan literasi keuangan, meningkatkan pengetahuan, meningkatkan minat dan meningkatkan kepercayaan terhadap industri keuangan.

    Kedua, TPAKD harus lebih aktif terlibat mendorong pendirian kelompok-kelompok usaha seperti kelompok-kelompok tani, terutama koperasi, sekaligus mendorong cara-cara korporasi yang dilakukan oleh koperasi masyarakat.

    Ketiga, penguatan infrastruktur percepatan akses keuangan seperti pendirian Jamkrida, pendirian lembaga keuangan mikro, penyediaan agen bank di setiap desa, termasuk percepatan untuk penerbian obligasi daerah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?