Setelah Vaksinasi, Sri Mulyani Minta Protokol 3M Tetap Jalan

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati Saat Acara Webinar Zoom Meeting antuan Subsidi Upah bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Non-PNS di Lingkungan Kemendikbud 2020.

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati Saat Acara Webinar Zoom Meeting antuan Subsidi Upah bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Non-PNS di Lingkungan Kemendikbud 2020.

    TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani meminta protokol kesehatan 3M atau memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun, tetap dilakukan meski vaksin Covid-19 telah ditemukan.

    “Meski minggu kemarin berita vaksin ditemukan dan berbagai negara sudah mulai (vaksinasi), kita tetap harus waspada,” kata Sri Mulyani saat memberikan sambutan dalam peringatan Hari Anti-korupsi yang ditayangkan secara virtual di YouTube Kementerian Keuangan, Kamis, 10 Desember 2020.

    Sri Mulyani mengatakan Covid-19 telah memberikan dampak besar bagi aktivitas manusia. Musababnya, di seluruh dunia, hampir 67 juta manusia terinfeksi virus corona dan 1,5 juta di antaranya meninggal.

    Selain mengancam kesehatan, munculnya virus corona telah berdampak buruk bagi sektor perekonomian dan keuangan negara lantaran pergerakan terhambat. Negara, kata Sri Mulyani, harus mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang fleksibel untuk menangani dampak pandemi Covid-19. Ia berharap pemulihan segera terjadi, khususnya setelah vaksinasi.

    Selasa, 8 Desember lalu, Sri Mulyani menganggap vaksin penting sebagai game changer bagi krisis karena pandemi. “Karena Covid-19 adalah game changer buat kita, vaksin menjadi game changer kita," ujar Sri Mulyani.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.