Sri Mulyani: Kenaikan Cukai Rokok Mulai Berlaku 1 Februari 2021

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Keuangan Sri Mulyani membacakan pandangan akhir Pemerintah atas RUU tentang APBN saat rapat paripurna ke-6 masa persidangan I tahun sidang 2020-2021 di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, 29 September 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Menteri Keuangan Sri Mulyani membacakan pandangan akhir Pemerintah atas RUU tentang APBN saat rapat paripurna ke-6 masa persidangan I tahun sidang 2020-2021 di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, 29 September 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Kemenkeu akan terus bersinergi dengan kementerian dan lembaga, karena dimensi dari kebijakan cukai hasil tembakau memang memiliki dimensi yang luas.

    "Saya berharap kebijakan ini akan memberikan kepastian kepada industri dan kepada seluruh pemangku kepentingan dan kita akan terus bekerjasama dengan bebagai pihak untuk menjalankan kebijakan kenaikan cukai hasil tembakau 2021," ujar Sri Mulyani.

    Adapun dia mengumumkan akan menaikkan cukai rokok sebesar 12,5 persen pada 2021.

    "Kebijakan cukai ini adalah besaran tarif cukai hasil tembakau yang berubah dan perlu kami naikkan 2021 dalam suasana masih terjadinya Covid-19," kata dia.

    Baca: Ingatkan Soal Korupsi, Sri Mulyani: Uang Sangat Powerful dan Bisa Menggoda

    HENDARTYO HANGGI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.