Masalah Baru Masa Pandemi, Bappenas: Sampah Medis Meningkat

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman sambut kedatangan Menteri PPN/ Bappenas Republik Indonesia, Suharso saat tiba di Bandar Udara HS Hanandjoeddin Belitung, pada Kamis (3/9/20).

    Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman sambut kedatangan Menteri PPN/ Bappenas Republik Indonesia, Suharso saat tiba di Bandar Udara HS Hanandjoeddin Belitung, pada Kamis (3/9/20).

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan pandemi Covid-19 ini, terdapat tantangan baru dengan adanya peningkatan sampah medis, maupun non medis.

    "Seperti masker, alat pelindung diri bekas, alat-alat medis lainnya," kata Suharso dalam seminar virtual Indef, Rabu, 9 Desember 2020.

    Dia mengatakan hal itu perlu menjadi perhatian bersama. Pemerintah, kata dia, terus berupaya agar unit pengolahan limbah khusus, terutama limbah rumah sakit yg menangani pasien Covid-19 perlu dipastikan beroperasi.

    "Agar tidak memberikan dampak negatif terhadap lingkungan," ujarnya. Pemerintah, kata dia, juga telah menyatakan komitmen yang tinggi untuk tujuan komitmen pembangunan berkelanjutan atau SDGs.

    Dia juga menuturkan pandemi Covid-19 menyadarkan bahwa sistem kesehatan di Indonesia masih sangat rentan terhadap goncangan pandemi. Maka, pemerintah akan terus meningkatkan kapasitas kesehatan, antara lain memperbanyak rumah rujukan agar tersebar di seluruh Indonesia.

    Selain itu juga memenuhi kebutuhan atau memastikan kapasitas laboraturium seperti reagen, alat tes dan sarana laboraturium untuk melakukan upaya mendeteksi terhadap masyarakat yang memiliki risiko besar terhadap penularan Covid-19.

    Baca: Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah Kini di Bawah Kemenkeu

    HENDARTO HANGGI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.