Harbolnas 12.12, Bukalapak Diskon 20 Persen untuk iPhone hingga PlayStation

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Di hari Belanja Online Nasional (Harbolnas)12.12 situs Bukalapak menawarkan sebuah mobil seharga Rp 12 ribu. 12 Desember 2018. TEMPO/Wawan Priyanto

    Di hari Belanja Online Nasional (Harbolnas)12.12 situs Bukalapak menawarkan sebuah mobil seharga Rp 12 ribu. 12 Desember 2018. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Jakarta – Perusahaan e-commerce Bukalapak menyediakan diskon minimal 20 persen untuk barang-barang elektronik, seperti iPhone, PlayStation, Nintendo, laptop, dan televisi. Promo ini berlaku selama Hari Belanja Online Nasional atau Harbolnas 12.12 berlangsung dan puncaknya digelar pada 10-12 Desember 2020.

    “Kami berusaha memberikan penawaran yang semenarik mungkin bagi seluruh pengguna hingga mereka sulit mempercayainya dan serasa sedang berimajinasi,” ujar Vice President of Marketing Bukalapak Erick Wicaksono dalam keterangan tertulis, Senin, 7 Desember 2020.

    Erick mengatakan promo khusus alat elektronik akan dihelat empat kali sehari melalui program Flash Sale. Selain menyediakan diskon, Bukalapak menawarkan voucer uang kembali atau cash back hingga Rp 3 juta.

    Rangkaian Harbolnas 12.12 berlangsung sejak 25 November. Promo ini akan berakhir pada 18 Desember atau lima hari setelah puncak acara dihelat.

    Selama hari belanja, Bukalapak menyediakan pelbagai diskon. Momentum belanja ini mendorong peningkatan gross merchandise value (GMV) atau total nilai penjualan lebih dari 20 persen ketimbang periode yang sama tahun lalu. “Ini diprediksi akan terus meningkat hingga puncak acara,” ucap Erick.

    Pada 2019, total transaksi Harbolnas yang tercatat oleh hampir seluruh e-commerce tembus Rp 9,1 triliun. Angka itu naik 33,2 persen dari tahun sebelumnya dan melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp 8 triliun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.