Adik Prabowo Akui Usul ke Edhy Prabowo Beri Izin Ekspor Benur Sebanyaknya

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengusaha Hashim Djojohadikusumo yang juga adik dari Menteri Pertahanan Prabowo Subianto terkait pemberitaan dugaan suap ekspor benur lobster di kawasan Pluit, Jakarta, Jumat, 4 desember 2020. Melalui pengacaranya yakni Hotman Paris menepis bila Hashim dan Saraswati terlibat dalam urusan itu secara tidak benar. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Pengusaha Hashim Djojohadikusumo yang juga adik dari Menteri Pertahanan Prabowo Subianto terkait pemberitaan dugaan suap ekspor benur lobster di kawasan Pluit, Jakarta, Jumat, 4 desember 2020. Melalui pengacaranya yakni Hotman Paris menepis bila Hashim dan Saraswati terlibat dalam urusan itu secara tidak benar. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisaris PT Bima Sakti Mutiara yang juga adik Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo, mengatakan perusahaannya sejak lima tahun lalu telah berniat melakukan diversifikasi usaha lantaran bisnis mutiara yang digelutinya terus merugi.

    Ide diversifikasi yang dimaksud antara lain meliputi budidaya teripang, lobster, hingga kepiting. Namun, kala itu budidaya lobster tidak bisa dilakukan lantaran dilarang Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

    Ketika Susi digantikan Edhy Prabowo pada periode kedua Presiden Joko Widodo, Hashim mengakui telah mengusulkan agar Edhy yang juga politikus Gerindra, bisa membuka keran budidaya dan ekspor lobster.

    "Kami ajukan dan waktu itu saya ketemu Pak Edhy tahun lalu. Saya bilang, 'Ed berapa kali saya wanti-wanti saya usulkan diberikan izin sebanyak-banyaknya'," ujar Hashim dalam konferensi pers di Jakarta Utara, Jumat, 4 Desember 2020.

    Ia meminta agar tidak ada monopoli dalam ekspor lobster tersebut. Kalau perlu, ujar Hashim, izin budidaya dan ekspor tersebut diberikan kepada seratus perusahaan, kelompok tani, hingga koperasi.

    "Karena Pak Prabowo tidak mau monopoli, dan kami tidak suka monopoli dan Partai Gerindra tidak suka monopoli. Sudah berkali-kali saya sampaikan," tutur Hashim.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?