Chatib Basri: Orang Kaya Alihkan Belanja ke Tanaman dan Ikan Hias Saat Pandemi

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembeli saat memilih tanaman hias di Kawasan Ragunan, Jakarta, Jumat, 18 September 2020. Peningkatan tersebut akibat meningkatnya minat masyarakat untuk bercocok tanam saat mengisi waktu di rumah selama masa pandemi Covid-19. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Pembeli saat memilih tanaman hias di Kawasan Ragunan, Jakarta, Jumat, 18 September 2020. Peningkatan tersebut akibat meningkatnya minat masyarakat untuk bercocok tanam saat mengisi waktu di rumah selama masa pandemi Covid-19. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Kelompok masyarakat berpendapatan atas atau high income group tercatat mengalihkan belanjanya ke barang-barang dengan kategori hobi selama pandemi Covid-19. Mantan Menteri Keuangan, Chatib Basri, mengatakan pengeluaran kelompok untuk keperluan hobi bahkan sempat di atas rata-rata.

    “Kelompok high income mengurangi belanja non-essensial. Mereka mengalihkan ke tanaman, ikan hias, karena work from home dan harus ada aktivitas yang dilakukan,” ujar Chatib dalam webinar Katadata, Selasa, 2 Desember 2020.

    Menyitir data penelitian Bank Mandiri, jumlah pengeluaran konsumen untuk kategori hobi meningkat drastis pada Juni hingga September. Bila pada awal tahun pengeluaran pada kelompok ini berada di bawah belanja elektronik hingga besin, mulai Maret, angkanya justru melampaui dua kategori tersebut.

    Sedangkan spending untuk barang-barang olahraga masih berada di bawah kategori lainnya. Penurunan pengeluaran produk olahraga tertajam terjadi pada April 2020, namun kembali meningkat pada Juni.

    Meski terjadi pengalihan belanja, secara kumulatif, pengeluaran kelompok masyarakat atas dan menengah masih di bawah kelompok low income group (pendapatan rendah). “Kelompok yang atas drop karena mereka mengurangi belanja non-esensial. Selama ini belanja non-esensial mendominasi spending middle-high income,” katanya.

    Sebaliknya, kelompok masyarakat dengan ekonomi rendah tetap gencar membelanjakan uangnya untuk memberi barang-barang kebutuhan pokok. “Kelompok bawah kalau punya uang dibelanjakan untuk  makanan. Orang enggak mungkin ngurangin (belanja),” katanya.

    Karena itu untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, pemerintah disarankan menjaga belanja, khususnya di level rumah tangga. Salah satu cara yang dapat dilakukan, tutur Chatib, ialah memberikan stimulus tunai kepada masyarakat di desil-desil terbawah.

    Baca: Chatib Basri: Investor Global Mulai Hindari Proyek yang Ganggu Lingkungan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.