BPS: Rata-rata Lama Tamu Menginap di Hotel pada Oktober 2020 Turun

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi hotel. booking.com

    Ilustrasi hotel. booking.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Pusat Statistik mengumumkan rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel klasifikasi bintang selama Oktober 2020 tercatat sebesar 1,62 hari. Jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya, rata-rata lama menginap pada Oktober 2020 mengalami penurunan sebesar 0,18 poin.

    "Sementara itu, jika dibandingkan dengan September 2020, rata-rata lama menginap pada Oktober 2020 juga mengalami penurunan sebesar 0,11 poin," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto dalam konferensi video, Selasa, 1 Desember 2020.

    Secara umum, rata-rata lama menginap tamu asing Oktober 2020 lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata lama menginap tamu Indonesia, yaitu masing-masing 2,64 hari dan 1,61 hari.

    Jika dirinci menurut provinsi, rata-rata lama menginap tamu terlama pada Oktober 2020 tercatat di Provinsi Maluku, yaitu 3,22 hari; diikuti oleh Provinsi Gorontalo sebesar 2,39 hari; dan DKI Jakarta sebesar 2,27 hari.

    Di sisi lain, rata-rata lama menginap tamu yang terpendek terjadi di
    Provinsi Jawa Tengah, yaitu 1,29 hari, diikuti oleh Provinsi Maluku Utara sebesar 1,32 hari.

    Rata-rata lama menginap tamu asing paling lama tercatat di Provinsi Kalimantan Utara, yaitu 30,00 hari, sedangkan terpendek terjadi di Provinsi Gorontalo dan Lampung, yaitu 1,00 hari.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.