Sri Mulyani Sebut Dana Rp 7,22 T untuk Tenaga Medis Sudah Disalurkan

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Keuangan Sri Mulyani didampingi Wamenkeu Suahasil Nazara mengikuti Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu, 26 Agustus 2020. Dalam raker tersebut, Sri Mulyani dan Komisi Xi membahas Laporan Keuangan Kementerian Keuangan pada APBN 2019. TEMPO/Tony Hartawan

    Menteri Keuangan Sri Mulyani didampingi Wamenkeu Suahasil Nazara mengikuti Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu, 26 Agustus 2020. Dalam raker tersebut, Sri Mulyani dan Komisi Xi membahas Laporan Keuangan Kementerian Keuangan pada APBN 2019. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan per 25 November 2020 pemerintah sudah menggelontorkan Rp 7,22 triliun untuk dibayarkan kepada 681,4 ribu tenaga medis.

    "Santunan kematian juga sudah dibayarkan untuk 200 tenaga kesehatan yang meninggal akibat Covid-19 saat melaksanakan tugas," ujar dia dalam unggahan di akun Instagram @smindrawati, Senin, 30 November 2020.

    Pada 2021, kata Sri Mulyani, pemerintah tetap akan mengalokasikan lebih dari Rp 169 triliun anggaran untuk bidang kesehatan. Anggaran tersebut akan dipergunakan untuk pengadaan dan program vaksinasi, termasuk berbagai perbaikan sarana prasarana dan penelitian pengembangan untuk vaksin merah-putih maupun untuk testing.

    Ia memastikan pemerintah akan terus menjaga agar program dari Kementerian Kesehatan, Badan POM, dan berbagai lembaga untuk penelitian serta penemuan vaksin di Indonesia terus didukung melalui anggaran yang memadai.

    Kendati demikian, Sri Mulyani mengingatkan pencegahan penyebaran Covid-19 hanya bisa dilakukan kalau semua orang benar-benar disiplin. Masyarakat, menurut dia, bisa menciptakan kondisi yang lebih aman dengan selalu waspada dan tidak lelah menerapkan 3M, yaitu menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

    "Presiden Jokowi @jokowi kembali menegaskan kepada para menteri dan seluruh gubernur pada rapat terbatas (Ratas) pagi tadi agar kita tidak lelah dan tidak lengah dalam menangani perkembangan Covid-19. Banyak kegiatan masyarakat, seperti libur akhir tahun dan pilkada yang harus diantisipasi dengan tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan," tutur dia.

    Baca juga: Ini Cara Sri Mulyani Menjelaskan Perlunya Utang RI ke Siswa SD-SMA

    CAESAR AKBAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Obat Sakit Perut Alami

    Berikut bahan alami yang kamu perlukan untuk membuat obat sakit perut alami di rumah.