BRTI Bubar, Menkominfo Jamin Pemerintah Independen dan Terbuka Susun Regulasi

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate memberikan sambutan saat pembukaan kompetisi Tekologi Informasi dan Komunikasi tingkat nasional untuk difabel di Museum Nasional, Jakarta, Jumat 27 November 2020. Dok. Kementerian Komunikasi dan Informatika

    Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate memberikan sambutan saat pembukaan kompetisi Tekologi Informasi dan Komunikasi tingkat nasional untuk difabel di Museum Nasional, Jakarta, Jumat 27 November 2020. Dok. Kementerian Komunikasi dan Informatika

    TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Komunikasi dan Informatika atau Menkominfo Johnny Gerald Plate menjamin pemerintah akan bersifat independen terhadap industri dalam menyusun regulasi setelah Badan Regulasi Telekomunikasi atau BRTI dibubarkan.

    “Sebagai regulator pemerintah juga akan menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas sesuai dengan perundang-undangan,” ujar Johnny kepada Tempo, Senin, 30 November 2020.

    Presiden Joko Widodo alias Jokowi telah meneken Peraturan Presiden Nomor 112 Tahun 2020 yang berisi pembubaran sepuluh lembaga. Dari sepulu lembaga, dua di antaranya merupakan entitas yang bergerak di bidang teknologi, yakni BRTI dan Badan Pertimbangan Telekomunikasi.

    Kebijakan berlaku efektif setelah Perpres terbit. Selepas BRTI bubar, perannya akan dikembalikan ke Kementerian Komunikasi dan Informatika.

    Johnny menekankan, pembubaran BRTI tidak menyalahi aturan secara internasional. Sebab, negara tetap memiliki badan regulasi yang dipegang oleh Kementerian Kominfo.

    Ia menjelaskan, pembubaran ini sejalan dengan tujuan Jokowi merampingkan lembaga-lembaga negara yang tumpang tindih.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.