Laju IHSG Hari Ini Berpotensi Konsolidasi Wajar

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pergerakan Index Harga Saham Gabungan pada layar monitor di Jakarta, Jumat, 6 November 2020.  Indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat di tengah kenaikan bursa global yang menyambut Pilpres AS 2020. Tempo/Tony Hartawan

    Pergerakan Index Harga Saham Gabungan pada layar monitor di Jakarta, Jumat, 6 November 2020. Indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat di tengah kenaikan bursa global yang menyambut Pilpres AS 2020. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG berada di zona hijau pada awal perdagangan di Bursa Efek Indonesia atau BEI, Jumat, 27 November 2020.

    Melansir data RTI, pada pukul 09.04 WIB, IHSG berada pada level 5.778,4 atau naik 18,5 poin(0,32 persen) dibanding penutupan sebelumnya di 5.773,5.

    Sebanyak 219 saham melaju di zona hijau dan 49 saham di zona merah. Sedangkan 174 saham lainnya stagnan. Adapun nilai transaksi hingga saat ini mencapai volume Rp 727,4 miliar, dengan volume 1,42 miliar saham.

    Director PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan kenaikan yang dialami oleh IHSG saat ini terlihat sudah cukup terbatas. Namun, dia memprediksi, jika IHSG dapat dipertahankan di atas resisten level berikutnya maka peluang kenaikan masih mungkin terjadi.

    Selain itu, kata dia, fluktuasi nilai tukar rupiah serta harga komoditas juga akan turut mewarnai pergerakan IHSG.

    "Hari ini IHSG masih berpotensi bergerak dalam rentang konsolidasi wajar," kata William dalam keterangan tertulis.

    Adapun dia memperkirakan IHSG bergerak pada kisaran 5.611 hingga 5.767 hari ini.

    Baca: Lonjakan Kasus Covid-19 Dunia dan Optimisme Vaksin Bayangi IHSG Pekan Depan

    HENDARTYO HANGGI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.