KPPU Akan Panggil PT ACK terkait Dugaan Monopoli Bisnis Lobster

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengenakan rompi tahanan seusai diperiksa dalam dugaan korupsi ekspor benih lobster di Gedung KPK, Jakarta, Kamis dini hari, 26 November 2020. Edhy telah menyatakan mundur dari jabatannya sebagai menteri pasca tertangkap dalam kasus korupsi. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengenakan rompi tahanan seusai diperiksa dalam dugaan korupsi ekspor benih lobster di Gedung KPK, Jakarta, Kamis dini hari, 26 November 2020. Edhy telah menyatakan mundur dari jabatannya sebagai menteri pasca tertangkap dalam kasus korupsi. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta – Komisi Pengawas Persaingan Usaha atau KPPU akan segera memanggil PT Aero Citra Kargo (ACK) terkait dugaan monopoli pengiriman ekspor benih bening lobster (benur). KPPU tengah mendalami dugaan praktik monopoli tersebut melalui penelitian.

    “Dalam waktu dekat ini (ACK) akan dipanggil,” tutur Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Deswin Nur saat dihubungi pada Kamis, 26 November 2020.

    Surat pemanggilan, kata Deswin, akan ditujukan kepada pimpinan perusahaan. Dia tidak menyebutkan tanggal pasti pemanggilan dilakukan.

    Setelah itu, KPPU akan memutuskan kelanjutan perkara. “Apakah penelitian akan dilanjutkan ke tingkat penyidikan atau tidak,” kata Deswin.

    ACK disinyalir menjadi satu-satunya badan usaha yang ditunjuk sebagai perusahaan pengirim ekspor BBL. Sumber Tempo yang mengetahui jalannya proses ekspor mengatakan Perkumpulan Pengusaha Lobster Indonesia (Pelobi) yang beranggotakan 40 eksportir menunjuk ACK.

    Pelobi ditengarai bisa mengatur tata niaga ekspor sehingga program ini melenceng dari ketentuan. Eksportir yang tidak menggunakan jasa ACK pun dipersulit saat mengurus penerbitan surat penetapan waktu pengeluaran atau SPWP.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Lengkap Harga Mobil Toyota Tanpa PPnBM, dari Avanza hingga Vios

    Relaksasi Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) mobil berlaku pada 1 Maret 2021. Terdapat sejumlah model mobil Toyoto yang mendapat diskon pajak.