Dibuka di Zona Hijau, IHSG Menguat 1,15 Persen

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pergerakan Index Harga Saham Gabungan pada layar monitor di Jakarta, Jumat, 6 November 2020. Indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (6/11/2020) di tengah kenaikan bursa global yang menyambut Pilpres AS 2020. Tempo/Tony Hartawan

    Pergerakan Index Harga Saham Gabungan pada layar monitor di Jakarta, Jumat, 6 November 2020. Indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (6/11/2020) di tengah kenaikan bursa global yang menyambut Pilpres AS 2020. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG berada di zona hijau pada awal perdagangan di Bursa Efek Indonesia atau BEI, Rabu, 25 November 2020.

    Melansir data RTI, pada pukul 09.04 WIB, IHSG berada pada level 5.766,6 atau naik 65,5 poin (1,15 persen) dibanding penutupan sebelumnya di 5.735,1.

    Sebanyak 262 saham melaju di zona hijau dan 32 saham di zona merah. Sedangkan 142 saham lainnya stagnan. Adapun nilai transaksi hingga saat ini mencapai volume Rp 1,09 triliun, dengan volume 1,92 miliar saham.

    Director PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan pergerakan IHSG hingga saat ini terlihat masih berpotensi bergerak pada zona hijau. Menurutnya, sentimen dari pergerakan market global maupun regional turut membayangi pergerakan IHSG.

    Selain itu, dia menilai, fluktuasi nilai tukar rupiah serta harga komoditas juga akan turut mewarnai pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang.

    "Jika terjadi koreksi wajar para investor masih dapat memanfaatkan momentum untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target jangka pendek," kata William dalam keterangan tertulis.

    Adapun dia memprediksi IHSG bergerak pada kisaran 5.611 hingga 5.724 hari ini.

    Baca: Lonjakan Kasus Covid-19 Dunia dan Optimisme Vaksin Bayangi IHSG Pekan Depan

    HENDARTYO HANGGI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.