Gibran Rakabuming Sebut Ada Suara Miring Terkait Suntikan Modal untuk Mangkok Ku

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Wali Kota Solo nomor urut satu Gibran Rakabuming Raka (temgah) menyampaikan visi misi saat Debat Terbuka Pilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo di Solo, Jawa Tengah, Jumat 6 November 2020. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo dalam debat pertama mengangkat tema

    Calon Wali Kota Solo nomor urut satu Gibran Rakabuming Raka (temgah) menyampaikan visi misi saat Debat Terbuka Pilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo di Solo, Jawa Tengah, Jumat 6 November 2020. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo dalam debat pertama mengangkat tema "Mengembangkan Surakarta Sebagai Kota Budaya Dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan Yang Adil dan Merata di Era Digital'. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha

    TEMPO.CO, Solo - Bisnis kuliner milik Gibran Rakabuming Raka, Mangkok Ku mendapat suntikan modal hingga Rp 28,3 miliar dari Alpha JWC Ventures. Gibran mengatakan ada suara-suara miring yang mengaitkan bantuan modal itu dengan aktivitas politiknya.

    “Tapi biarin saja, mereka kan enggak ngerti jerih payahnya seperti apa,” katanya di Solo, Senin malam 23 November 2020.

    Mangkok Ku didirikan Gibran dan Kaesang Pangarep dengan menggandeng Chef Arnold Purnomo bersama pengusaha Randy Kartanidata pada 2019 lalu. Keempat pendiri tersebut telah membangun belasan merek usaha food and beverages, baik di Indonesia maupun Australia.

    Gibran saat ini sudah menyerahkan pengelolaan bisnis kepada adiknya, Kaesang. “Ini menjadi hadiah saya terakhir untuk Kaesang sebelum semuanya nanti saya limpahkan semua,” kata dia.

    Rencananya, Gibran akan melepas semua bisnisnya jika terpilih menjadi Wali Kota Solo dalam pemilihan kepada daerah 9 Desember mendatang.

    Dia berharap Kaesang bisa melebarkan bisnis kuliner yang dirintisnya, terutama setelah berhasil memperoleh suntikan modal dari salah satu perusahaan ventura itu. “Bisa menambah cabang yang banyak,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.