Kabar BBM Premium Dihapus per Januari 2021, Respons Menteri ESDM?

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif. Tempo/Tony Hartawan

    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif menanggapi wacana penghapusan bahan bakar minyak atau BBM jenis Premium per Januari 2021. 

    Hingga kini, kata Arifin, Kementerian ESDM belum menerima laporan rencana penghapusan Premium baik dari PT Pertamina (Persero) ataupun dari pemerintah langsung. "Belum ada statement apa dari ESDM dan Pertamina," kata Arifin dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR, Senin, 23 November 2020.

    Oleh karena itu, menurut Arifin, pengaturan penjualan BBM masih seperti biasa. "Alokasi (Premium) untuk tahun depan tetap kita penuhi," ucapnya.

    Lebih jauh, Arifin menjelaskan, sejauh ini yang terjadi adalah program promo dari PT Pertamina (Persero) yang menjual BBM jenis Pertalite dengan harga diskon. Harga khusus Pertalite yang akhirnya sama dengan Premium Rp 6.450 per liter itu digelar di sejumlah daerah di Indonesia.

    Menurut Arifin, program tersebut mendapatkan sambutan yang cukup baik dalam peralihan BBM jenis Premium ke Pertalite. "Ini tentu saja penentuan selanjutnya kami lakukan konsultasi dengan pihak terkait," katanya.

    Sementara itu, Anggota Komisi VII Mulyanto mengatakan bahwa pihaknya tidak menyetujui rencana penghapusan Premium tanpa adanya solusi alternatif. Pasalnya, di tengah pandemi Covid-19, sebaiknya beban masyarakat tidak lagi ditambah dengan hilangnya alokasi BBM murah.

    Dengan demikian, menurut Mulyanto, perlu adanya mitigasi yang disiapkan untuk rencana itu. "Kami menentang di tengah pandemi saat ini, dulu ketika anjlok harga BBM tidak turun sekarang tiba-tiba dihapus."

    BISNIS

    Baca: Kata Pengusaha SPBU Soal Rencana Premium Dihapus per 2021


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.