Hyundai Grup Dipastikan jadi Investor Asing Pertama di Kawasan Industri Batang

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo didampingi jajaran menteri, meninjauKawasan Industri Terpadu Batang dan Relokasi Investasi Asing ke Indonesia di Kedawung, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Selasa, 30 Juni 2020. Dalam kunjungan tersebut, Presiden meninjau kesiapan pengembangan Kawasan Industri Terpadu Batang dengan luas lahan sekitar 4.000 hektare yang terintegrasi dengan jalan tol, stasiun, pelabuhan, dengan terdapat beberapa investor diantaranya dari Cina, Jepang, Korea, Taiwan, dan Amerika dengan tujuan untuk membuka lapangan pekerjaan. ANTARA/Harviyan Perdana Putra

    Presiden Joko Widodo didampingi jajaran menteri, meninjauKawasan Industri Terpadu Batang dan Relokasi Investasi Asing ke Indonesia di Kedawung, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Selasa, 30 Juni 2020. Dalam kunjungan tersebut, Presiden meninjau kesiapan pengembangan Kawasan Industri Terpadu Batang dengan luas lahan sekitar 4.000 hektare yang terintegrasi dengan jalan tol, stasiun, pelabuhan, dengan terdapat beberapa investor diantaranya dari Cina, Jepang, Korea, Taiwan, dan Amerika dengan tujuan untuk membuka lapangan pekerjaan. ANTARA/Harviyan Perdana Putra

    TEMPO.CO, Batang - Bupati Batang Wihaji menyatakan Hyundai Grup asal Korea Selatan bakal menjadi investor asing pertama yang akan siap membangun pabrik di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang.

    "Hyundai Grup menjadi investor pertama yang akan melakukan ground breaking atau peletakan batu pertama," ujar Wihaji, Jumat, 20 November 2020. "Kami masih menunggu jadwal kedatangan Kepala BKPM bersama Presiden Jokowi untuk melakukan ground breaking yang direncanakan Desember 2020."

    Wihaji menjelaskan, saat ini pihak konsorsium KIT dan Pemkab Batang terus mengejar penyelesaian persiapan lahan tahap pertama seluas 450 hektare yang dipersiapkan untuk lahan industri. Hyundai Grup nantinya akan membangun industri yang bergerak di berbagai bidang antara lain industri kaca, baterai, serta tekstil.

    Oleh karena, kata Wihaji, tugas konsorsium saat ini terus berupaya untuk mempercepat penyiapan lahan di KIT Batang. "Adapun pemkab juga akan menyiapkan tenaga kerja yang diperkirakan mencapai 300 ribu orang," katanya.

    Sementara itu, Pengawas Pelaksanaan Proyek Konsorsium Kawasan Industri Terpadu Batang Ahmad Zaki mengatakan pada pembangunan tahap pertama KIT Batang telah mencapai 60 persen. Total luas lahan yang akan dikerjakan secara bertahap mencapai 4.300 hektare dan yang baru dikerjakan tahap pertama yang dibagi menjadi tiga zona.

    Untuk penyiapan lahan di zona pertama, kata Zaki, progress-nya mencapai 60 persen dan zona dua 23 persen, dan zona tiga belum dimulai pengerjaannya. "Kami berharap hingga akhir 2020 lahan seluas 300 hektare sudah siap untuk dibangun industri dan pada Januari 2021 bisa mencapai 450 hektare," ujarnya.

    ANTARA

    Baca: Luhut: Pabrik Mobil Listrik Hyundai di Bekasi Bakal Tarik Pasar Luar Negeri


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.