Pembangunan Jembatan Batam-Bintan senilai Rp 8,6 T Dimulai Awal 2021

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wisatawan domestik bersepeda di Kepri Coral Resort di Batam, Provinsi Kepulauan Riau pada Jumat, 9 Oktober 2020. TEMPO | Yogi Eka Sahputra

    Wisatawan domestik bersepeda di Kepri Coral Resort di Batam, Provinsi Kepulauan Riau pada Jumat, 9 Oktober 2020. TEMPO | Yogi Eka Sahputra

    TEMPO.CO, JakartaPjs Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Bahtiar Baharuddin memastikan pembangunan jembatan Batam - Bintan (Babin) dimulai pada awal tahun 2021.

    Bahtiar mengatakan proyek tersebut akan dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggunakan dana APBN sekitar Rp8,6 triliun.

    "Dari APBD Provinsi Kepri juga ada. Khusus untuk pengadaan lahan," kata Bahtiar di Tanjungpinang, Selasa 17 November 2020.

    Bahtiar sudah meminta Dinas PUPR dan Bappeda Pemprov Kepri untuk turun mengecek kesiapan lokasi pembangunan jembatan Babin, karena pada pekan depan bakal dilakukan pemancangan titik koordinat pembangunan awal.

    Kemudian, meminta Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk mendata lahan pembangunan jembatan yang menghubungkan dua pulau tersebut.

    "Koordinasi dengan Kementerian PUPR juga terus dilakukan agar pembangunan jembatan Babin dapat berjalan sebagaimana mestinya," ujar Bahtiar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.