Ikappi: 1.568 Pedagang Pasar Terpapar Covid-19

Reporter

Warga beraktivitas di Pasar Kalimati yang ditutup sementara di Kawasan Karet, Jakarta, Kamis, 17 September 2020. Pasar ini ditutup sementara karena ditemukannya pedagang sebanyak 17 orang yang positif covid-19. TEMPO/Muhammad Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Ikatan Pedagang Pasar Indonesia alias Ikappi terus memantau penyebaran Covid-19 di pasar tradisional. Berdasarkan data Ikappi, jumlah pedagang pasar yang terpapar virus Corona terus meningkat, khususnya selama bulan November 2020.

Ketua Bidang Infokom DPP Ikappi, Reynaldi, mengatakan total ada sekitar 1.568 pedagang pasar terpapar virus corona dengan total kasus meninggal sebesar 65 kasus. Kasus tersebut terdapat di 28 provinsi, 109 kabupaten atau kota, dan terjadi di 275 pasar.

"Angka kematian, yang tercatat sebanyak 65 orang, tersebut bertambah 10 orang jika dibandingkan data pekan lalu yaitu 55 pedagang yang meninggal karena Covid-19," kata Reynaldi dalam keterangan tertulis, Senin, 9 November 2020.

Adanya pedagang yang terpapar virus corona membuat pasar harus ditutup sementara. Kasus pedagang terpapar Covid-19 membuat pasar di tutup sementara. Menurut data DPP Ikappi, sudah terdapat lebih dari 200 pasar yang pernah di tutup dan saat ini dalam proses penutupan karena Covid. Penutupan pasar terakhir terjadi di Pasar Melati Medan, Sumatera Utara; dan Pasar Gisting Tanggamus, Lampung.

Reynaldi mendorong pemerintah daerah lebih fokus lagi pada protokol kesehatan dan memperkuat tes swab atau rapid di pasar-pasar seluruh Indonesia. "Selain itu Kami meminta pemerintah Pusat dan daerah dapat memberikan stimulus kepada para pedagang dalam menjaga agar pasar tradisional tetap bertahan," ujar dia.

Sebab, kata Reynaldi, pasar harus tetap berjalan sebagai penopang perekonomian daerah dan pusat distribusi pangan Rakyat. Apalagi di masa resesi saat ini, dan dampak La Nina yang akan sulit dihadapi pedagang.






Twitter Hentikan Kebijakan Informasi COVID-19 yang Menyesatkan

6 jam lalu

Twitter Hentikan Kebijakan Informasi COVID-19 yang Menyesatkan

Twitter secara diam-diam berhenti memberlakukan kebijakan informasi COVID-19 yang menyesatkan.


Vaksin Booster Kedua Diakselerasi, DKI: Kasus Meninggal Covid-19 Akibat Komorbid Berat

9 jam lalu

Vaksin Booster Kedua Diakselerasi, DKI: Kasus Meninggal Covid-19 Akibat Komorbid Berat

Vaksin booster kedua untuk menekan penularan COVID-19 khususnya bagi masyarakat pemilik penyakit penyerta.


Piala Dunia Qatar, Suporter Negara Lain Diminta Waspada Flu Unta

12 jam lalu

Piala Dunia Qatar, Suporter Negara Lain Diminta Waspada Flu Unta

MERS adalah satu dari delapan risiko infeksi potensial yang secara teoritis dapat muncul selama Piala Dunia Qatar 2022.


Ahli Pengobatan China Sarankan Covid-19 Ganti Nama, Apa Alasannya?

13 jam lalu

Ahli Pengobatan China Sarankan Covid-19 Ganti Nama, Apa Alasannya?

Covid-19 telah bermutasi menjadi kasus dengan gejala ringan.


Daftar 14 Lokasi Layanan Samsat Keliling di Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi

14 jam lalu

Daftar 14 Lokasi Layanan Samsat Keliling di Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi

Polda Metro Jaya menyiapkan Samsat Keliling untuk memfasilitasi masyarakat di 14 titik Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi.


Banjir Beras di Atas Kertas

1 hari lalu

Banjir Beras di Atas Kertas

Polemik data beras kian meruncing.


Kepulauan Cook Buka Pintu untuk Lebih Banyak TKI

1 hari lalu

Kepulauan Cook Buka Pintu untuk Lebih Banyak TKI

Kepala delegasi Kepulauan Cook mengapresiasi etos kerja tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di negara Pasifik itu


Warga Beijing Borong Obat Flu dan Demam Menjelang Pelonggaran Kebijakan Covid

1 hari lalu

Warga Beijing Borong Obat Flu dan Demam Menjelang Pelonggaran Kebijakan Covid

China berencana melonggarkan kebijakan Covid. Sebelum diterapkan warga Beijing antre demi obat flu dan demam.


Cina Diproyeksi Akan Umumkan 10 Poin Aturan Covid-19 yang Dilonggarkan

2 hari lalu

Cina Diproyeksi Akan Umumkan 10 Poin Aturan Covid-19 yang Dilonggarkan

Dua sumber menyebut pada Reuters kalau Cina kemungkinan akan mengumumkan 10 poin aturan pelonggaran Covid-19 yang baru.


Pemerintah Kembali Perpanjang PPKM, Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Jelang Libur Akhir Tahun

2 hari lalu

Pemerintah Kembali Perpanjang PPKM, Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Jelang Libur Akhir Tahun

Perpanjangan PPKM mulai berlaku 6 Desember 2022 sampai sampai dengan 9 Januari 2023.