Indonesia Resmi Resesi, Ekonomi Minus 3,49 di Kuartal III 2020

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Deretan permukiman penduduk di kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Rabu, 5 Februari 2020. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per 2019, kepadatan penduduk DKI Jakarta secara umum mencapai 15.938 jiwa per kilometer persegi. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Deretan permukiman penduduk di kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Rabu, 5 Februari 2020. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per 2019, kepadatan penduduk DKI Jakarta secara umum mencapai 15.938 jiwa per kilometer persegi. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Pusat Statistik mencatat ekonomi Indonesia triwulan III-2020 terhadap triwulan III-2019 mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 3,49 persen (y-on-y). Dengan begitu, ekonomi Indonesia masuk zona resesi atau minus dalam dua kuartal berturut-turut. Di mana pada kuartal II 2020, pertumbuhan ekonomi Indonesia minus 5,32 persen.

    "Dengan posisi ini kalau dibandingkan dengan posisi triwulan III 2019 ekonomi Indonesia triwulan III 2020 secara year on year masih mengalami kontraksi 3,49 persen," kata Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers virtual, Kamis, 5 November 2020.

    Perekonomian Indonesia berdasarkan besaran Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku triwulan III-2020 mencapai Rp 3.894 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 2.720,6 triliun.

    Ekonomi Indonesia triwulan III-2020 terhadap triwulan sebelumnya mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 5,05 persen (q-to-q) dibanding triwulan II 2020.

    "Terjadi perbaikan ekonomi yang cukup signifikan. dan ini bisa jadi modal bagus untuk melangkan ke triwulan IV 2020," ujarnya.

    Sebelumnya, Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad memproyeksikan pertumbuhan ekonomi kuartal III/2020 akan tercatat minus 3,09 persen yoy. "Triwulan III diproyeksikan hampir semua sektor negatif, kecuali konsumsi pemerintah," katanya kepada Bisnis, Selasa 4 November 2020.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.