Jalan Tol Cibitung-Cilincing Seksi 1 Ditargetkan Beroperasi Semester I 2021

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kendaraan roda empat melintasi gerbang tol Cibitung 2 yang ditutup di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa 19 Mei 2020. Arus lalu lintas menuju gerbang tol Cibitung 1 dan 2 dialihkan sementara melalui gerbang tol Cibitung 7 akibat adanya pemasangan girder di simpang susun Cibitung. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    Kendaraan roda empat melintasi gerbang tol Cibitung 2 yang ditutup di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa 19 Mei 2020. Arus lalu lintas menuju gerbang tol Cibitung 1 dan 2 dialihkan sementara melalui gerbang tol Cibitung 7 akibat adanya pemasangan girder di simpang susun Cibitung. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    TEMPO.CO, Jakarta - Jalan Tol Cibitung-Cilincing (JTCC) Seksi 1 akan mulai beroperasi pada semester I 2021 seiring dengan pembangunan jalan tol yang menghubungkan Pelabuhan Tanjung Priok dengan kawasan industri di timur Jakarta ini sudah mencapai 78 persen.

    "Secara keseluruhan pembangunan JTCC sudah mencapai 78 persen dan untuk pembangunan Seksi 1 JTCC, ruas tol Cibitung-Telaga Asih, ditargetkan selesai akhir tahun 2020 dan siap beroperasi di tahun 2021. Sebelum dioperasikan, ruas jalan Tol Cibitung-Telaga Asih akan dilakukan Uji Layak Operasi (ULO),” kata Direktur Utama PT Pelindo II atau IPC Arif Suhartono dalam keterangan di Jakarta, Senin, 2 November 2020.

    Arif menambahkan total investasi pembangunan JTCC mencapai sekitar Rp 10,8 triliun. Adapun status pembebasan lahan seluruh ruas JTCC saat ini telah mencapai 90 persen. Sisa pembebasan lahan diharapkan akan rampung dalam waktu dekat.

    Pengerjaan pembangunan JTCC dipercayakan kepada anak perusahaan IPC, PT Pengembang Pelabuhan Indonesia (PPI) melalui PT Akses Pelabuhan Indonesia (API) yang bekerja sama dengan PT Waskita Toll Roads (WTR).

    JTCC merupakan bagian dari pembangunan Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta 2 (JORR 2). Ruas tol ini terdiri dari empat seksi, yakni Cibitung-Telaga Asih (3,14 km), Telaga Asih-Tambelang (10,30 km), Tambelang-Tarumajaya (14,3 km), dan Tarumajaya-Cilincing (7,10 km).

    "JTCC merupakan salah satu proyek strategis nasional yang pembangunannya menjadi prioritas. Berkat dukungan dari pemerintah khususnya kementerian terkait, pembangunan proyek JTCC terus dikerjakan meskipun terjadi pandemi dengan menerapkan protokol kesehatan," kata Arif.

    ANTARA

    Baca juga: PUPR Ajukan 9 Proyek Jalan Tol Ini Masuk dalam Daftar PSN

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.