Okupansi Hotel di Daerah Wisata Capai 80 Persen pada Libur Panjang

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi hotel. booking.com

    Ilustrasi hotel. booking.com

    TEMPO.CO, MEDAN - Peringatan hari Maulid Nabi Muhammad SAW diikuti libur akhir pekan membuat penjualan kamar hotel di daerah wisata di Sumut meningkat signifikan. Sekitar 80 persen kamar dari seluruh kapasitas kamar hotel terjual pada periode 28 Oktober hingga 1 November 2020.

    Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumut Denny S. Wardhana, mengatakan kenaikan penjualan terjadi pada hotel-hotel yang terletak di wilayah objek wisata, seperti Berastagi dan Parapat.

    “Tempat daerah wisata cenderung naik. Di sekitar Berastagi dan Parapat. 80 persen kamar sudah terisi hingga satu November nanti,” kata, Rabu 28 Oktober 2020.

    Sementara itu menurut Denny pemesanan hotel di Kota Medan belum menunjukkan peningkatan. Total kamar hotel yang laku terjual masih sekitar 40 persen dari total jumlah kamar. Salah satu faktor pemicunya karena Medan bukan kota tujuan wisata.

    PHRI juga mengimbau pengusaha perhotelan dan restoran untuk terus menerapkan protokol kesehatan sesuai standar CHSE (cleanliness, healthy, safety, and environmental sustainability) yang dikeluarkan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tes Usap Rizieq Shihab, Antara Privasi Versus Melindungi Kota Bogor

    FPI menilai tindakan Pemkot Bogor melaporkan RS Ummi ke Kepolisian merupakan tindak ketidakadilan. RS Ummi dilaporkan terkait kondisi Rizieq Shihab.