Pulau Komodo Jadi Wisata Premium, Lapak UMKM Akan Digeser ke Pulau Rinca

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kadal raksasa komodo di Taman Nasional Komodo. Dok. Kemenparekraf

    Kadal raksasa komodo di Taman Nasional Komodo. Dok. Kemenparekraf

    TEMPO.CO, Jakarta – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berencana menggeser seluruh lapak usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) milik warga setempat yang berada di Pulau Komodo, Labuan Bajo, ke Pulau Rinca. Pemindahan dilakukan karena Pulau Komodo akan menjadi destinasi wisata super-premium.

    “Semua UMKM yang selama ini menjual suvenir di Pulau Komodo akan dipindahkan ke Pulau Rinca,” tutur Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT Marius Ardu Jelamu saat dihubungi Tempo pada Selasa, 27 Oktober 2020.

    Dalam rancangan pembangunannya, Pulau Komodo akan dibentuk sebagai destinasi berkonsep terbatas. Wisatawan yang berkunjung ke Pulau Komodo kelak akan dipatok tarif mencapai US$ 1.000. Kunjungan pun harus menggunakan kartu keanggotaan.

    Pembatasan, tutur Marius, dilakukan supaya komodo dan satwa lainnya yang hidup di Taman Nasional Komodo berkembang biak secara liar. Sementara itu, Pulau Rinca akan difokuskan sebagai destinasi wisata masif.

    “Di Pulau Rinca ada daerah yang terbuka. Dan kita hanya manfaatkan sebagian kecil dari seluruh lahan sehingga tidak mengganggu ekosistem,” tutur Marius.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Diego Maradona dan Tangan Tuhan

    Sosok Diego Maradona yang kontroversial tidak dapat dipisahkan dari gol yang disebut-sebut orang sebagai gol Tangan Tuhan.