KLHK: Populasi Komodo Meningkat dalam 5 Tahun Terakhir, Sekarang 3.022 Ekor

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menparekraf Wishnutama saat berkunjung ke Pulau Komodo. Dok. Kemenparekraf

    Menparekraf Wishnutama saat berkunjung ke Pulau Komodo. Dok. Kemenparekraf

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Wiratno menyebut populasi komodo di Taman Nasional Komodo (TNK) Labuan Bajo cenderung meningkat. Total komodo pada 2018 sebanyak 2.897 ekor dan pada 2019 bertambah menjadi 3.022 ekor.

    “Populasi biawak komodo di Lembah Loh Buaya selama 17 tahun terakhir relatif stabil dengan kecenderungan sedikit meningkat di lima tahun terakhir,” ujar Wiratno dalam keterangan tertulis, Selasa, 27 Oktober 2020.

    Populasi komodo saat ini terkonsentrasi di dua pulau, yaitu Pulau Komodo dan Pulau Rinca. Sedangkan sebagian kecil menyebar di pulau sekitarnya. Sebanyak tujuh ekor berada di Pulau Padar, 69 ekor di Gili Motang, dan 91 ekor di Nusa Kode.

    Wiratno mengklaim, jika komodo dilindungi secara serius dan konsisten, aktivitas wisata dengan kondisi saat ini tidak bakal membahayakan satwa.

    Pemerintah sebelumnya menutup Resort Loh Buaya di Pulau Rinca mulai 26 Oktober 2020 hingga 30 Juni 2021. Penutupan dilakukan untuk mempercepat proyek penataan sarana dan prasarana wisata alam. Meski demikian, penutupan akan dievaluasi setiap dua pekan sekali.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Diego Maradona dan Tangan Tuhan

    Sosok Diego Maradona yang kontroversial tidak dapat dipisahkan dari gol yang disebut-sebut orang sebagai gol Tangan Tuhan.