Sri Mulyani Sebut Pandemi Membuktikan Negara Tidak Bisa Bekerja Sendiri

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Keuangan Sri Mulyani menyerahkan naskah pandangan akhir pemerintah atas RUU tentang APBN kepada Ketua DPR RI Puan Maharani dalam rapat paripurna ke-6 masa persidangan I tahun sidang 2020-2021 di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, 29 September 2020. Dalam Rapat Paripurna itu DPR menyetujui RUU APBN Tahun Anggaran 2021 dan RUU Bea Materai menjadi Undang-undang. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Menteri Keuangan Sri Mulyani menyerahkan naskah pandangan akhir pemerintah atas RUU tentang APBN kepada Ketua DPR RI Puan Maharani dalam rapat paripurna ke-6 masa persidangan I tahun sidang 2020-2021 di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, 29 September 2020. Dalam Rapat Paripurna itu DPR menyetujui RUU APBN Tahun Anggaran 2021 dan RUU Bea Materai menjadi Undang-undang. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Untuk itu, lanjut dia, tetap diperlukan komunikasi dan kerja sama antarnegara salah satunya untuk memastikan akses terhadap vaksin untuk semua negara.

    “Jadi anda tidak bisa membiarkan negara lain untuk tidak punya vaksin dan membiarkan mereka berjuang dan kemudian satu negara akan baik-baik saja. Itu bukan cara yang baik untuk pemulihan ekonomi,” katanya.

    Tak hanya masalah pandemi, persoalan perubahan iklim hingga disrupsi teknologi digital khususnya perdagangan juga merupakan persoalan global yang membutuhkan kerja sama multilateral.

    “Jadi suka atau tidak, percaya atau tidak dengan kerja sama multilateral, menangani masalah ini harus melalui kerja sama global, karena tidak mungkin diselesaikan sendiri,” katanya.

    Sri Mulyani menjadi salah satu panelis pada B20 Saudi Arabia Summit bertajuk Redesigning Multilateralism for a new era.

    Hadir dalam kesempatan virtual itu juga Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgiva, Sekretaris Jenderal Badan Perdagangan dan Pembangunan PBB (UNCTAD) Mukhisa Kituyi dan Mantan Direktur Jenderal Organisasi Perdagangan DUnia (WTO) Roberto Azevedo.

    Baca: Empat Aturan Baru Pungutan Ekspor Kayu yang Diteken Sri Mulyani


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H