Bisnis Ikan Cupang dan Tanaman Monstera di Masa Pandemi, Untung atau Buntung?

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tanaman Monstera. Dok. Sutji Decilya

    Tanaman Monstera. Dok. Sutji Decilya

    Meski umur bisnis tersebut tak terlampau lama, Ibrahim memandang persoalan itu bukan menjadi masalah. Sebab, keuntungan yang didapat paling tidak bisa memenuhi kebutuhan selama krisis berlangsung.

    “Apalagi saat ini banyak penadah menginginkan itu. Mereka (penadah) tidak lagi fokus pada tren bisnis seperti mobil, motor, karena pasarnya menurun, enggak ada yang mau beli,” tuturnya.

    Kemudahan bisnis cupang dan tanaman monstera juga tampak dari sisi modal. Ibrahim mengatakan tak perlu duit yang terlampau banyak untuk memulai usaha. Pekerja bergaji minimalis, kata dia, hanya perlu menyisihkan sedikit uangnya sebagai modal awal.

    Sementara itu, bila tren monstera dan ikan cupang menurun, pelaku usaha bisa tetap merawat keduanya untuk kepentingan kontes. “Kalau menang kontes, mereka dapat keuntungan berlipat,” ucapnya.

    Baca: Cara Sukses yang Harus Diadopsi Pengusaha di Masa Pandemi Covid-19

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.