Kuota Internet Rp 7,21 T Sri Mulyani Sebut Belum Dinikmati Semua Siswa

Lembaga independen, YouGov yang berlokasi di Inggris itu menempatkan nama Menteri Keuangan Sri Mulyani di posisi ketiga dengan perolehan skor 9,56 persen. Instagram

TEMPO.CO, Jakarta - Di masa pandemi Covid-19 ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati telah menggelontorkan anggaran Rp 7,21 triliun untuk bantuan kuota internet dan pulsa bagi siswa, guru, sampai mahasiswa. Tapi sampai September 2020, kucuran dana ini ternyata belum dinikmati oleh mereka yang berhak menerima.

"Kami menerima laporan dari para guru jaringan P2G yang tersebar dari 19 provinsi," kata Koordinator Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) Satriawan Salim dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin, 26 Oktober 2020.

Di hari yang sama, Sri Mulyani kembali menyinggung perihal bantuan kuota internet ini. Menurut Sri Mulyani, bantuan ini diberikan atas permintaan langsung dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. "Pak Nadiem terus-terusan meminta," kata dia dalam acara Kemenkeu Mengajar.

Sehingga, disiapkanlah dana Rp 7,21 triliun ini, dalam total anggaran penanganan Covid-19 yang berjumlah Rp 695,2 triliun. Nadiem pun ikut menjadi pembicara dalam acara Kemenkeu Mengajar tersebut.

Sekretaris P2G Afdhal mengatakan bahwa di lapangan, banyak orang tua yang kemudian mendatangi guru, wali kelas, dan kepala sekolah. "Mereka menanyakan dan menuntut perihal kapan bantuan kuota dari Kemendikbud ini cair ke nomor ponsel anaknya," kata Afdhal.






Stafsus Sri Mulyani: Pemerintah Sengaja Kurangi Penarikan Utang Baru

24 menit lalu

Stafsus Sri Mulyani: Pemerintah Sengaja Kurangi Penarikan Utang Baru

Stafsus Sri Mulyani menyatakan pemerintah tengah mengambil sikap mengurangi penarikan utang baru untuk membiayai APBN.


Ancaman Resesi, Perencana Keuangan: Kalau Mau Healing, di Dalam Negeri Dulu

1 jam lalu

Ancaman Resesi, Perencana Keuangan: Kalau Mau Healing, di Dalam Negeri Dulu

Untuk menjaga aliran dana atau cashflow saat resesi terjadi, Aidil mewanti-wanti masyarakat untuk menekan konsumsinya.


Bel Resesi Ekonomi Dunia Berdentang, Pemerintah Belum Siap

1 jam lalu

Bel Resesi Ekonomi Dunia Berdentang, Pemerintah Belum Siap

Sri Mulyani menyoroti kenaikan suku bunga yang dilakukan oleh bank sentral negara-negara di dunia memicu resesi ekonomi global.


Rupa-rupa Bayangan Menteri Nadiem

9 jam lalu

Rupa-rupa Bayangan Menteri Nadiem

Tim bayangan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim, yang disebut beranggotakan 400 orang.


Terpopuler: Luhut Sudah Pakai Mobil Listrik, PLN Batalkan Migrasi Kompor Listrik

10 jam lalu

Terpopuler: Luhut Sudah Pakai Mobil Listrik, PLN Batalkan Migrasi Kompor Listrik

Luhut menyatakan Presiden Joko Widodo alias Jokowi sudah memerintahkan para menteri menganggarkan pengadaan mobil listrik dalam APBN.


Defisit APBN Tahun Depan 2,48 Persen, PKS Ingatkan Sri Mulyani soal Tumpukan Utang

21 jam lalu

Defisit APBN Tahun Depan 2,48 Persen, PKS Ingatkan Sri Mulyani soal Tumpukan Utang

Proyeksi defisit APBN ini lebih rendah dari rancangannya yang sebesar 2,85 persen.


Banggar DPR Sepakat Anggaran Subsidi Energi Rp 211,9 Triliun, Ini Rinciannya

21 jam lalu

Banggar DPR Sepakat Anggaran Subsidi Energi Rp 211,9 Triliun, Ini Rinciannya

Alokasi subsidi energi tersebut terdiri atas subsidi bahan bakar minyak (BBM) tertentu dan LPG tabung 3 kilogram sebesar Rp 139,4 triliun.


Banggar DPR dan Sri Mulyani Sepakati RAPBN 2023, Defisit Rp 598,2 Triliun

22 jam lalu

Banggar DPR dan Sri Mulyani Sepakati RAPBN 2023, Defisit Rp 598,2 Triliun

Sri Mulyani mengatakan Rancangan APBN 2023 akan dibawa ke pembicaraan tingkat II untuk disetujui dalam sidang paripurna.


Terpopuler: Syarat Pengemudi Ojol Terima BLT, Ancaman Resesi di Depan Mata

1 hari lalu

Terpopuler: Syarat Pengemudi Ojol Terima BLT, Ancaman Resesi di Depan Mata

Bantuan UMKM, termasuk untuk para pengemudi ojek online atau ojol, akan diberikan mulai Oktober mendatang.


Sri Mulyani Beri Sinyal Ancaman Resesi Global pada 2023 Akibat Kenaikan Suku Bunga

1 hari lalu

Sri Mulyani Beri Sinyal Ancaman Resesi Global pada 2023 Akibat Kenaikan Suku Bunga

Sri Mulyani mengatakan kenaikan suku bunga yang dilakukan oleh bank sentral negara-negara di dunia secara bersamaan berpotensi menimbulkan resesi.