RI Kaya Bahan Baku Energi, Luhut: Tapi Kita Hanya Gali-gali dan Ekspor

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Melansir situs KPK pada Rabu 22 Juli 2020, Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan terakhir kali melaporkan harta kekayaannya pada 1 Mei 2020. Dilihat dari data LHKPN, Luhut memiliki harta kekayaaan mencapai Rp 677.4 miliar. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Melansir situs KPK pada Rabu 22 Juli 2020, Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan terakhir kali melaporkan harta kekayaannya pada 1 Mei 2020. Dilihat dari data LHKPN, Luhut memiliki harta kekayaaan mencapai Rp 677.4 miliar. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjatan mengatakan Indonesia kaya terhadap bahan baku mineral dan sumber energi baik yang terbarukan maupun tidak terbarukan. Namun potensi itu belum dimanfaatkan secara optimal untuk memperoleh nilai tambah.

    "Selama ini Indonesia memiliki semua bahan-bahan baku, kita yang tidak pernah memperhatikan ini, hanya gali-gali dan ekspor,” tutur Luhut dalam keterangan tertulis, Senin, 26 Oktober 2020.

    Luhut menyebut penggunaan sumber daya alam semestinya dimanfaatkan untuk memperoleh nilai tambah yang besar. Salah satunya dengan mendorong hilirisasi sumber daya untuk menghasilkan produk energi rendah emisi yang kini sedang menjadi tren di dunia.

    Menurut rencana, Luhut mengatakan Indonesia akan mengoptimalkan sumber daya energi terbarukan dan rendah emisi, seperti hydropower, yang dikombinasikan dengan kawasan industri, untuk mendorong proses industrialisasi guna menghasilkan produk rendah emisi.

    Pemerintah juga akan membentuk tim antar-kementerian dan lembaga yang menyusun strategi hilirisasi sumber daya serta pengembangan energi terbarukan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menekan Penularan Covid-19 di Lokasi Wisata

    Pemerintah mengantisipasi lonjakan kasus baru Covid-19 pada liburan akhir tahun dengan beberapa upaya. Berikut detailnya.