Jadwal 27 Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh dari Jakarta Saat Libur Panjang

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas PT KAI membagikan masker dan handsanitizer kepada penumpang kereta di Stasiun Gambir, Jakarta, Senin, 28 Sepetember 2020. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Petugas PT KAI membagikan masker dan handsanitizer kepada penumpang kereta di Stasiun Gambir, Jakarta, Senin, 28 Sepetember 2020. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menyediakan 27 perjalanan kereta api jarak jauh untuk libur panjang 27 Oktober sampai 1 November 2020. Kereta disediakan di tiga stasiun yaitu Gambir, Pasar Senen, dan Jakarta Kota.

    "Penambahan jumlah perjalanan tersebut dilakukan untuk mendukung peningkatan volume penumpang," kata Kepala Humas KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunnisa dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat, 23 Oktober 2020.

    Meski ada penambahan menjadi 27 perjalanan kereta, Eva memastikan kapasitas kereta tetap tidak berubah. Sesuai dengan protokol Covid-19, jumlah penumpang total dalam satu rangkaian tetap 70 persen dari kapasitas normal.

    Syarat lain juga masih berlaku, seperti surat bebas Covid-19 (Tes PCR/Rapid Test) yang masih berlaku 14 hari sejak diterbitkan. Lalu, calon penumpang dalam kondisi sehat, tidak menderita flu, pilek, batuk, demam, serta suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius.

    Lebih rinci, ada 12 perjalanan kereta dari Stasiun Gambir. Sebanyak 13 perjalanan di Stasiun Pasar Senen dan 2 perjalanan di Stasiun Jakarta Kota. Daftarnya yaitu sebagai berikut:

    Stasiun Gambir
    1. KA 7030A Argo Parahyangan (Gambir-Bandung), keberangkatan 1 - 31 Oktober 2020 pukul 07.50 WIB

    2. KA 10 Argo Dwipangga (Gambir-Solobalapan), keberangkatan 1 - 31 Oktober 2020 pukul 08.00 WIB

    3. KA 4 Argo Bromo Anggrek (Gambir-Surabaya Turi), keberangkatan 1 - 31 Oktober 2020 pukul 08.15 WIB

    4. KA 84B Taksaka (Gambir-Yogyakarta), keberangkatan 28 Oktober 2020 pukul 09.30 WIB


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Abai Perbarui Data Pasien Covid-19

    Beberapa pemerintah daerah abai perbarui data pasien positif Covid-19. Padahal, keterbukaan data ini dijamin dalam hukum negara. Berikut detilnya.